Nama Peng Xiao Ran tiba-tiba ada di mana-mana. Semenjak kemunculannya di drama terbaru Love and Crown, perhatian publik seolah tertuju padanya. Padahal, perjalanannya ke puncak dunia akting bisa dibilang tak biasa. Dia tak langsung terjun ke dunia seni peran, melainkan memulai segalanya dari kursi presenter.
Yang menarik, justru latar belakangnya di dunia penyiaran itulah yang jadi senjatanya sekarang. Kemampuan vokal yang jernih, artikulasi sempurna, dan penguasaan emosi saat berbicara semua itu jadi modal berharga saat ia akhirnya beralih ke akting. Hasilnya? Karakternya di layar selalu terasa hidup dan memukau.
Perlahan tapi pasti, wanita berpesona lembut ini membuktikan bahwa tekadnya tak main-main.
Dari Studio ke Lokasi Syuting
Bicara soal profil Peng Xiao Ran, kita harus mundur sedikit. Dia lahir dan besar di Beijing, dan pendidikannya pun solid. Dia menempuh studi di Jurusan Broadcasting, Communication University of China salah satu kampus komunikasi terbaik di Tiongkok.
Karier profesionalnya dimulai pada April 2013. Saat itu, ia menjadi pembawa acara iQiyi Morning Flight. Hanya dalam dua tahun, bakatnya diakui. Di ajang Variety Show Festival ke-8, ia menyabet penghargaan "Potential Host of the Year". Saat itu, masa depannya sebagai presenter terlihat sangat cerah.
Tapi rupanya, takdir membawanya ke jalan lain.
Dunia akting mulai dijajaknya pada Februari 2014. Lewat peran pendukung di drama horor misteri Ferryman, ia mendapat pengalaman pertama di depan kamera. Perannya mungkin singkat, tapi cukup untuk membuka pintu menuju proyek-proyek lebih besar.
Namun, terobosan sesungguhnya baru datang pada 2019. Melalui perannya sebagai putri lugu dalam drama kostum Goodbye My Princess, ia berhasil memenangkan penghargaan "Best Actress of the Year Online Drama". Aktingnya yang ekspresif dan penuh emosi bikin banyak orang terpana. Sejak saat itu, namanya masuk dalam daftar aktris paling diperhitungkan.
Artikel Terkait
Parkir Liar di Depan Stasiun Bekasi: Solusi Warga Hadapi Tarif Resmi yang Menggurita
Pendidikan Indonesia: Antara Janji Kurikulum dan Krisi Demokrasi di Ruang Kelas
Prabowo Pasang Gigi Enam, Menteri Diminta Ikut Irama di Tahun Kedua
Polisi Ringkus Dua Pelaku Penebangan Liar Jati di Ngawi, Sita Ratusan Gelondongan