Setelah sepuluh hari pencarian tanpa henti, operasi penyelamatan korban longsor di Desa Cibeunying, Majenang, akhirnya resmi diakhiri Sabtu sore kemarin. Dua korban masih belum berhasil ditemukan.
Udara di lokasi bencana terasa berat ketika Kepala Basarnas Cilacap M Abdullah menyampaikan pengumuman itu. Suaranya lirih namun tegas.
"Kami atas nama keluarga besar Basarnas mohon maaf," ujarnya. "Operasi SAR hari kesepuluh ini pada 22 November 2025 kami nyatakan selesai dan ditutup dengan hasil korban tidak ditemukan dua orang."
Dua nama itu masih menggantung: Maysarah Salsabila yang baru berusia 14 tahun, dan Vani Hayati, 12 tahun. Sejak awal, identitas mereka sudah diketahui, tapi nasib berkata lain. Tim gabungan sudah berusaha mati-matian, mencari di setiap sudut yang mungkin, namun tanah seolah enggan melepaskan kedua gadis kecil itu.
Artikel Terkait
Anies Baswedan: Jika Aturan Zonasi Ketat Diterapkan, 75 Persen Jakarta Bisa Jadi Ruang Hijau
Ijazah Jokowi Tersangkut di Polda, Sidang Citizen Lawsuit di Solo Terus Berlanjut
Prabowo Serahkan Bonus Rp 456 Miliar, Pesan Khusus untuk Atlet SEA Games
Dari Gilgamesh ke Amazon: Kisah Abadi Manusia dan Kutukan Hutan