Sebuah video amatir yang menampilkan adu fisik di jalanan Gunungkidul tiba-tiba ramai diperbincangkan. Rekamannya cukup jelas: seorang sopir truk terlibat keributan sengit dengan seorang pria yang disebut-sebut sebagai pegawai bank swasta, atau yang kerap disebut bank plecit.
Menurut sejumlah saksi, semua ini berawal dari hal yang sepele. Di sebuah tikungan di Dusun Blutak, Kecamatan Semin, Kamis lalu, rasa kesal muncul saat terjadi salip-menyalip. Awalnya cuma saling sindir, tapi tensi cepat naik dan menarik perhatian warga sekitar.
Nah, situasi benar-benar meledak ketika oknum pegawai bank itu merusak spion truk. Aksi itulah yang jadi pemicu. Sopir yang awalnya mau meneruskan perjalanan, langsung turun dengan wajah merah. Pertengkaran mulut pun berubah jadi perkelahian di jalan raya.
Untungnya, warga sekitar sigap. Mereka segera melerai sebelum situasi jadi lebih buruk dan berhasil meredakan keduanya.
Kasi Humas Polres Gunungkidul, AKP Subarsana, memberikan konfirmasinya pada Jumat.
"Penyebabnya ucapan dari sopir yang kasar atau bagaimana kita belum tahu persis. Kemungkinan pengendara roda dua tidak terima akhirnya memberhentikan truk tersebut," jelas Subarsana.
Setelah kejadian, kedua pihak sepakat datang ke Polsek Semin. Hasilnya? Mereka memilih jalur damai.
"Kedua belah pihak sepakat berdamai diselesaikan secara kekeluargaan," ucapnya lagi.
Jadi, kasus ini ditutup tanpa laporan polisi resmi. Mereka memilih berjabat tangan dan menyudahi persoalan di tempat, meninggalkan video yang viral sebagai pengingat betapa emosi di jalan bisa berakibat ricuh.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu