Menteri Tito Soroti Ikatan Khusus RI-Angola di Peringatan 50 Tahun Kemerdekaan

- Sabtu, 22 November 2025 | 17:48 WIB
Menteri Tito Soroti Ikatan Khusus RI-Angola di Peringatan 50 Tahun Kemerdekaan
Ulang Tahun Angola, Menteri Tito Sampaikan Selamat dan Soroti Hubungan Khusus

Di malam yang meriah di Hotel Raffles, Jakarta, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan ucapan selamat atas ulang tahun ke-50 Republik Angola. Acara makan malam yang digelar oleh Kedutaan Besar Angola pada Jumat (21/11/2025) itu dihadiri oleh para duta besar dari berbagai negara.

Mewakili Presiden RI Prabowo Subianto dan tentunya Pemerintah Indonesia, Tito mengaku merasa terhormat bisa hadir. Baginya, momen ini bukan sekadar perayaan biasa. Angola dan Indonesia, rupanya, punya ikatan yang dalam.

"Ini adalah ulang tahun emas bagi Angola. Kami sangat bangga," ujar Mendagri.

Ia lantas menyinggung soal perjalanan panjang Angola menuju kemerdekaan. Menurutnya, semangat Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955 turut memengaruhi perjuangan mereka. Di sisi lain, ia melihat kesamaan lain antara kedua negara. Karakteristiknya mirip, sama-sama dikaruniai kekayaan alam yang melimpah, mulai dari minyak bumi, gas alam, hingga emas.

Momentum 50 tahun ini, lanjutnya, adalah peristiwa bersejarah yang patut dikenang. Kemerdekaan tidak datang begitu saja, tapi diperjuangkan dengan susah payah oleh para pendahulu.

"Kita punya hal yang sama. Semangat dari Konferensi Asia Afrika tahun 1955 sangat bagus bagi Global South karena negara-negara di Global South terinspirasi oleh semangat Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955," jelasnya.

Hubungan bilateral kedua negara pun disebutnya semakin intens. Bagi Indonesia, Angola adalah mitra yang punya posisi istimewa. Mereka konsisten mendukung Indonesia di berbagai forum internasional. Kerja sama di sektor perdagangan juga terus digenjot.

Namun begitu, tantangan yang dihadapi juga serupa.

"Saya percaya Angola hampir memiliki tantangan yang sama [dengan Indonesia]. Kita juga sedang berjuang untuk mengembangkan human capital," tandasnya.

Jadi, di balik ucapan selamat yang hangat, terselip harapan untuk kolaborasi yang lebih erat di masa depan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar