Hi!Pontianak -
Seorang pria berinisial AB (28) akhirnya berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Kubu Raya. Ia diduga kuat terlibat dalam sebuah kasus pencabulan yang mengguncang Mess Karyawan PT. GAN Affdeling 4, di Kecamatan Sungai Raya. Peristiwa memilukan ini terjadi pada hari Minggu, 26 Oktober 2025, sekitar pukul enam pagi.
Menurut sejumlah saksi, kronologi kejadiannya berawal dari sebuah tipu daya. Paman dari korban dibujuk oleh pelaku untuk pergi ke Pontianak. Alasannya, untuk mengambil sejumlah uang yang katanya sudah ditransfer ke rekening seorang rekan.
Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, IPTU Nunut Rivaldo Simanjuntak, menjelaskan lebih detail pada Jumat, 21 November 2025.
“Begitu paman korban pergi, keponakannya yang masih remaja itu tertinggal sendirian di warung. Nah, dalam keadaan lengang itulah pelaku datang. Dia lalu melakukan tindakan pencabulan, dan yang memprihatinkan, aksi bejat ini dilakukan sampai dua kali,” ungkap Nunut.
Merasa ada yang tidak beres sepulangnya dari Pontianak, sang paman akhirnya mengambil langkah tegas. Dia melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Kubu Raya. Upaya penyelidikan pun segera dilancarkan. Hasilnya, pelaku berhasil diamankan tak lama kemudian. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang menguatkan.
“Kami menyita sehelai baju berwarna merah, satu celana kulut krem, serta celana dalam dan BH berwarna hitam dan putih,” tambahnya melengkapi pernyataan sebelumnya.
Kini, AB harus berhadapan dengan jerat hukum yang berat. Pasal yang dikenakan adalah Pasal 81 Ayat (1) dan (2) dari Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya? Maksimal 15 tahun penjara. Sungguh sebuah pelajaran pahit tentang akibat dari sebuah niat jahat.
Artikel Terkait
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Tutup Karier 24 Musim dengan Rekor 658 Laga di Premier League
Kemenag Sembelih 12 Sapi dan 6 Kambing, Salurkan 1.200 Paket Daging Kurban serta Santunan Anak Yatim
Pelaku Curanmor Bersenpi Tewas Ditembak, Polisi Ringkus Satu Komplotan di Tulang Bawang
Kelebihan Biaya Perjalanan Luar Negeri Presiden Prabowo Ditanggung Pribadi, Klaim Sekretaris Kabinet