Saat tembakan terdengar dari dalam kamp, Yassin dilaporkan jatuh sebelum akhirnya dibawa ke ambulans. Tak lama kemudian, tentara Israel muncul dan mulai membubarkan massa. Dalam aksi pembubaran itu, dua demonstran dan seorang juru kamera dari saluran televisi Yordania, Roya, sempat ditahan.
Ketika dimintai konfirmasi mengenai insiden penembakan ini, pihak militer Israel menyatakan bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Nada protes keras disampaikan oleh salah seorang warga, Noha Zait. "Itu adalah salah satu hak paling dasar yang diberikan kepada kami memiliki kamp setelah mereka mengusir kami pada 1948," ujarnya. Seorang warga lainnya menegaskan, "Kami harus kembali ke rumah kami, dan tidak boleh ada satu pun tentara yang tersisa di kamp."
Artikel Terkait
Depok Bergerak: Pelebaran Jalan dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Atasi Macet Kronis Sawangan
Otak Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto Segera Hadapi Sidang
Tenda Pengungsian di Gaza Diserang Drone, Lima Anak di Antaranya Tewas
Mabuk dan Tuduhan Uang Patungan, Seorang Pria Tewas Dianiaya Teman Minumnya di Rappocini