Menjawab berbagai pertanyaan publik, Yasika menjelaskan bahwa dapur-dapur MBG yang dikelolanya memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal. "Seluruh bahan baku yang kami gunakan dipasok langsung dari petani, peternak, dan pekebun lokal," jelasnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Yasika dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui program pemerintah. Pendekatan ini tidak hanya menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi berantai yang positif.
Kontroversi dan Tanggapan Publik
Pencapaian Yasika di usia muda ini menuai beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian netizen mengungkapkan kekaguman, sementara yang lain mempertanyakan besarnya anggaran program MBG yang dikelola.
Seorang netizen berkomentar, "Inilah salah satu alasan MBG menjadi rebutan, anggaran super gede menggoda banyak pihak ingin kaya mendadak bila menguasai bisnis MBG."
Meski demikian, Yasika terus menunjukkan dedikasinya dengan merayakan ulang tahun ke-20 pada Oktober 2025 sambil tetap fokus mengembangkan program MBG yang memiliki dampak sosial dan ekonomi nyata bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Tolak Proyeksi Bank Dunia, Sebut Pertumbuhan RI 2026 Bisa Tembus 5%
Pengamat: Iran Berjuang Pertahankan Martabat, Dukungan Internal Menguat
Jenazah Lansia Pemulung Ditemukan dalam Reruntuhan Gubuk Terbakar di Antang
Pemuda di Makassar Aniaya Ibu Kandung Usai Ibu Marahi Nenek