Pengeroyokan dan Pembacokan di Acara Underground Kota Batu, 2 Korban Dilarikan ke RS
Kota Batu digemparkan oleh insiden kekerasan yang menimpa dua remaja saat mengikuti sebuah acara musik underground. Kejadian pengeroyokan dan pembacokan ini berlangsung pada Minggu malam, 16 November, di kawasan Plum Hotel Palereman, Jalan Dewi Sartika Atas, Kelurahan Temas.
Kronologi Pengeroyokan di Atas Panggung
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama, Irmanda Putra (22), sedang tampil bernyanyi di atas panggung. Tanpa diduga, sejumlah orang yang berada di antara penonton tiba-tiba naik dan mengeroyoknya.
Melihat kejadian tersebut, One Regi Febriansyah (22) yang merupakan rekan korban berusaha untuk melerai. Upaya mediasi ini justru berbalik membuat Regi turut menjadi sasaran amuk massa.
Eskalasi Kekerasan Berlanjut Hingga ke Luar Gedung
Ketegangan tidak berhenti di dalam lokasi acara. Insiden kembali memanas di area luar gedung. Irmanda yang berusaha untuk berdamai justru menjadi korban pembacokan. Pelaku menyabetkan senjata tajam ke bagian pundak Irmanda.
Regi yang menyaksikan kejadian itu segera membawa Irmanda untuk mendapatkan pertolongan medis. Kedua korban yang sama-sama berdomisili di Turen, Kabupaten Malang, akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Hasta Brata untuk menjalani perawatan.
Penyelidikan Polisi Terkait Insiden Pengeroyokan
Kapolsek Batu, AKP Muhammad Subhan, telah mengonfirmasi terjadinya peristiwa kekerasan ini. Pihak kepolisian menerima laporan resmi pada Senin dini hari, 17 November, sekitar pukul 00.15 WIB.
Subhan menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sementara, diduga ada sekitar 10 hingga 15 orang tak dikenal yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Timnya segera melakukan tindak lanjut dengan mendatangi TKP, memeriksa sejumlah saksi, dan mengkoordinasikan visum pada korban untuk mendalami kasus ini.
Artikel Terkait
Pelajar Tewas Diduga Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Tersangka Sudah Ditahan
Nadiem Makarim Serukan Anak Muda Tak Putus Asa dengan Indonesia di Tengah Sidang Korupsi
Ketua BEM UGM Laporkan Teror Anonim Usai Kritik Pemerintah
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Pick Up India