Pembangunan taman-taman kecil ini berpotensi menggunakan dana dari urunan atau iuran warga setempat, serta dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan yang beroperasi di Jakarta.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini sudah sangat tinggi, yang ditunjukkan dengan banyaknya permintaan untuk peresmian taman. Hal ini, menurut Pramono, adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong di Jakarta masih sangat kuat dan menjadi kunci dalam mengatasi berbagai persoalan ibu kota.
Penataan dan Revitalisasi Taman Eksisting
Selain membangun taman baru, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan fokus pada penataan dan perbaikan taman-taman yang sudah ada. Salah satu prioritas revitalisasi adalah Taman Daan Mogot di Jakarta Barat.
Taman ini dinilai masih kurang dalam hal fasilitas, khususnya sistem penerangan yang memadai. Rencananya, Taman Daan Mogot akan diperbaiki agar menjadi lebih terang, terbuka, dan dapat dimanfaatkan dengan optimal oleh seluruh warga kota.
Program pembangunan dan revitalisasi taman ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas udara, menciptakan ruang interaksi sosial, dan memperindah wajah kota Jakarta untuk kenyamanan warganya.
Artikel Terkait
Taman Nasional Komodo Ditutup Sementara, Ancaman Siklon Tropis Hayley Gagalkan Rencana Wisatawan
Fajar 2026, Jakarta Sudah Rapi Usai Pesta Global
Gelombang Solidaritas di Jembatan Galata: Istanbul Tolak Diam Atas Gaza
Hari Kedelapan Pencarian: Basarnas Perpanjang Misi Selamatkan Pelatih Valencia dan Anaknya di Labuan Bajo