Tabligh Akbar Bogor Usulkan KH Sholeh Iskandar Jadi Pahlawan Nasional
Bogor - Memperingati Hari Pahlawan, komunitas Sahabat Masjid bersama Majelis Ukhuwah Bogor Raya (MUBR) dan Gerakan Cinta Masjid (GCP) menyelenggarakan Tabligh Akbar di Masjid Ibn Khaldun, Kota Bogor. Acara ini mengusung tema "Meneladani Jejak Perjuangan KH Sholeh Iskandar dan Solidaritas Palestina".
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Bogor yang diwakili para ulama dan tokoh masyarakat secara resmi mendesak pemerintah Indonesia untuk menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada pejuang kemerdekaan asal Bogor, KH Sholeh Iskandar.
Dukungan Keluarga dan Harapan untuk Palestina
Didi Hilman, selaku Ketua Yayasan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor dan putera dari KH Sholeh Iskandar, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya acara ini. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan terhadap pengusulan sang ayah sebagai Pahlawan Nasional.
Hilman juga menyampaikan harapannya agar Palestina segera meraih kemerdekaan dan perjuangan KH Sholeh Iskandar mendapatkan pengakuan yang selayaknya dari negara.
Pesan untuk Meneruskan Perjuangan
KH Didin Hafidhuddin, Ketua Umum Badan Kerja Sama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI), menambahkan bahwa proses penetapan gelar pahlawan nasional telah memiliki tim khusus. Ia menekankan bahwa yang terpenting adalah meneruskan semangat dan nilai-nilai perjuangan para pahlawan tanpa rasa lelah.
Isi Deklarasi Hari Pahlawan
Acara ini dimeriahkan dengan pembacaan Deklarasi Hari Pahlawan oleh Ustaz Abdul Qodir Nurhasan dari MUBR dan Herdy Ardiansyah Pahlevi dari GCP. Deklarasi tersebut memuat beberapa poin penting:
Pertama, ungkapan terima kasih kepada para pahlawan dan komitmen untuk melanjutkan perjuangan mereka demi Indonesia yang bebas dari segala bentuk penjajahan.
Kedua, pernyataan dukungan penuh terhadap pengusulan KH Sholeh Iskandar sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia, yang didasarkan pada rekam jejak, kontribusi besar, dan pengabdiannya yang luar biasa bagi agama, masyarakat, dan negara.
Ketiga, apresiasi dan terima kasih kepada para pejuang dan bangsa Palestina yang berkorban untuk menyelamatkan Masjidil Aqsha.
Keempat, ajakan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung Palestina dan seruan kepada pemerintah untuk mengambil tindakan nyata menghentikan genosida di Gaza.
Tokoh yang Hadir
Tabligh akbar ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan lokal sebagai narasumber, antara lain Dr. MS Kaban, Prof. Dr. Endin Mujahidin, Edi Sudarjat, dan KH Shabri Lubis.
Artikel Terkait
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Waduk Lamongan Saat Coba Tolong Teman
Delapan Rumah Hangus Terbakar di Permukiman Padat Makassar, Diduga Dipicu Mainan Api Anak
Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H Malam Ini
Bupati Bone Turun ke Pasar Pantau Harga Pokok Jelang Ramadhan