Program Konsolidasi Bisnis BUMN
Sebelumnya, Dony Oskaria selaku COO Danantara telah menyampaikan bahwa konsolidasi berbagai lini bisnis BUMN menjadi program prioritas DAM. Beberapa sektor strategis yang akan dikonsolidasi meliputi:
- Bisnis Konstruksi dan Karya
- Bisnis Pupuk dan Hilirisasi Minyak
- Bisnis Rumah Sakit
- Bisnis Perhotelan
- Bisnis Gula
- Bisnis Asuransi
- Bisnis Kawasan Industri
- Bisnis Manajemen Aset
Selain konsolidasi, dalam jangka waktu menengah ke depan, Danantara juga akan mendorong pengembangan sektor-sektor potensial lainnya seperti koperasi, ketahanan pangan, industri baterai, transformasi bisnis semen, perbankan syariah, telekomunikasi, dan galangan kapal.
Memperkuat Fondasi melalui Perbaikan Tata Kelola
Untuk mendukung keberhasilan agenda transformasi ini, Danantara secara paralel melakukan pembenahan menyeluruh pada aspek tata kelola internal. Perbaikan ini mencakup penyempurnaan kebijakan human capital, sistem keuangan, manajemen risiko, serta aspek hukum dan legal.
“Kami akan menyelesaikan seluruh prosedur pendukung, termasuk kebijakan SDM, keuangan, manajemen risiko, dan legal untuk Danantara Asset Management,” papar Dony Oskaria.
Dengan penerapan strategi komprehensif yang meliputi restrukturisasi, konsolidasi, dan perbaikan tata kelola, Danantara bertekad mengakhiri era inefisiensi BUMN dan membangun fondasi yang lebih kokoh untuk pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan.
Artikel Terkait
Atletico Madrid Hadapi Club Brugge di Laga Penentu Tiket 16 Besar Liga Champions
Pimpinan Ponpes di Lombok Tengah Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual
Debt Collector di Metro Diamankan, Diduga Gelapkan Mobil Debitur Rp285 Juta
Mentan Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah