Sopir Truk Ditemukan Tewas di Kabin Mobil di Kaliwungu, Kronologi Penemuan oleh Rekan Kerja
Seorang sopir truk ekspedisi ditemukan meninggal dunia dalam kondisi yang memprihatinkan di dalam kabin kendaraannya. Insiden penemuan sopir truk tewas di Kaliwungu ini terjadi di kawasan Jalan Pantura, tepatnya di depan TPK Sumberejo.
Korban yang diketahui bernama Andri Arifianto, asal Sidoarjo, Jawa Timur, ditemukan dalam posisi telungkup tanpa mengenakan baju. Ia sedang dalam perjalanan menuju Surabaya sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa.
Kronologi Penemuan Sopir Truk Tewas
Kronologi penemuan sopir truk tewas di Kaliwungu ini berawal ketika rekan kerjanya, Muhammad Irfan Qadafi, mendapat instruksi dari perusahaan untuk mencari keberadaan Andri. Korban dilaporkan tidak kembali sejak Kamis siang dan tidak merespons panggilan telepon.
“Saya sedang bongkar muatan di Demak. Pengurus menghubungi saya karena korban belum kembali hingga Kamis malam. Lokasi terakhir yang terlacak ada di Kaliwungu,” ujar Irfan.
Irfan kemudian melacak posisi truk bernomor polisi R 9553 OD melalui sistem GPS dan langsung menuju lokasi. Sesampainya di depan TPK Sumberejo, dia menemukan truk tersebut terparkir dengan kaca mobil dalam keadaan terbuka.
Saat Sopir Truk Ditemukan Tewas
Saat memeriksa bagian dalam kabin, Irfan terkejut melihat Andri dalam kondisi tidak bergerak. Korban ditemukan tanpa mengenakan baju dan telungkup di kursi. Petugas dari Polsek Kaliwungu yang tiba di lokasi kemudian memastikan bahwa sopir truk tersebut telah meninggal dunia.
Dugaan awal pihak berwajib menyebutkan bahwa Andri diperkirakan telah meninggal sejak Kamis sore atau malam. Warga sekitar mengaku truk tersebut sudah terlihat parkir di lokasi sejak Kamis sore.
“Saya lihat Kamis sore sudah parkir. Kaca mobilnya terbuka,” kata Dodi, salah seorang warga setempat.
Dia menambahkan bahwa truk masih berada di lokasi yang sama hingga Jumat pagi. Warga sempat mengira sopir sedang beristirahat sehingga tidak berani mendekati kendaraan tersebut.
Evakuasi dan Penyebab Kematian Sopir Truk
Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Soewondo Kendal untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Polisi juga telah memeriksa keterangan Irfan dan sejumlah saksi lainnya sebagai bagian dari proses penyelidikan awal.
Dugaan sementara penyebab kematian sopir truk di Kaliwungu ini adalah penurunan kondisi kesehatan yang dialami korban sebelum ditemukan meninggal. Namun, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematiannya.
Kasus penemuan sopir truk tewas di Kaliwungu ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Artikel Terkait
Mentan Gandeng Organisasi Muda untuk Gerakkan Program Strategis Pertanian
Ahli Keuangan Soroti Fenomena Self Reward Generasi Z di Tengah Ketidakmampuan Beli Aset
Kejagung Dukung Wacana Pembentukan Unit Penyidikan HAM di Komnas HAM
Tiga Warung Legendaris Sop Kikil di Makassar dan Resep Autentiknya