Keputusan untuk tidak memiliki ambisi politik lebih lanjut setelah pensiun dinilainya sebagai wujud kedewasaan dan kebijaksanaan. Sikap ini sejalan dengan tradisi di banyak negara, di mana mantan presiden beralih peran untuk berkontribusi melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Pidato SBY tentang Ancaman Konflik Global
Sebelumnya, dalam sebuah acara Dies Natalis, SBY telah menyampaikan kekhawatirannya mengenai meningkatnya nasionalisme ekstrem dan tindakan sepihak oleh negara-negara besar pemegang hak veto. Kondisi ini, menurutnya, telah melemahkan kerja sama global baik di tingkat multilateral maupun regional.
SBY dengan tegas menyatakan bahwa tren ini harus dihentikan. Ia memperingatkan bahwa jika tidak ada upaya untuk meredakan ketegangan, potensi terjadinya Perang Dunia III terbuka sangat lebar. Pemahamannya yang mendalam tentang geopolitik dan hubungan internasional menjadi dasar dari peringatan serius ini.
Analisis dari peneliti BRIN ini memperkuat peringatan tersebut dan menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan komunitas global terhadap kondisi politik dunia yang semakin tidak menentu.
Artikel Terkait
Dua Rumah Hangus Terbakar di Barru, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Polres Bone Gelar Serah Terima Jabatan untuk Sejumlah Pejabat Kunci
Mobil Terperosok Jurang 200 Meter di Enrekang, Satu Tewas
Prakiraan Cuaca Sulsel Jumat: Cerah Berpotensi Hujan Sedang di Sejumlah Kabupaten