murianetwork.com. Pesawat tempur Israel menyerang ibu kota Suriah, Damaskus pada hari Senin, menewaskan seorang komandan senior Iran. Korps elit Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan bahwa jenderal tersebut, SEED Razi Mousavi, berada di Suriah untuk mendukung “front perlawanan” anti-Israel.
Baca Juga: Ini Alasannya Kenapa Anjing Peliharaan Anda Suka Mengunyah
Berita mengenai serangan tersebut pertama kali dilaporkan oleh kantor berita Iran Tasnim, dan segera dikonfirmasi oleh IRGC. “Beberapa jam yang lalu, selama serangan rudal kriminal yang dilakukan rezim Zionis yang membunuh anak-anak di Damaskus, Brigadir Jenderal SEED Razi Mousavi, salah satu penasihat militer senior IRGC, menjadi martir,” kata pernyataan IRGC.
Pada saat kematiannya, Mousavi “bertanggung jawab untuk mendukung front perlawanan di Suriah,” kata IRGC, mengacu pada koalisi luas kelompok anti-Israel yang didukung oleh Iran, termasuk Hizbullah di Lebanon dan berbagai milisi Syiah di Irak dan Suriah. Suriah.
“Rezim Zionis yang merampas kekuasaan dan biadab akan menanggung akibatnya,” pernyataan itu menyimpulkan.
Artikel Terkait
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang
AS Akhirnya Meringkus Dua Kapal Tanker Armada Bayangan Venezuela