murianetwork.com - Seorang ayah berusia sekitar 30 tahun meninggal dunia pada hari Senin (25/12), setelah melompat dari lantai empat sebuah gedung apartemen bertingkat tinggi di Seoul, Korea Selatan.
Pria tersebut menggendong anaknya yang masih kecil, dalam upaya putus asa untuk melarikan diri dari kobaran api yang terjadi pada hari Natal.
Dia adalah salah satu dari dua korban tewas dari kebakaran yang terjadi di gedung apartemen di Banghak-dong, di distrik Dobong, Seoul.
Hingga Senin sore waktu setempat, 30 orang menderita luka-luka.
Menurut laporan berita lokal, pria yang berusia sekitar 30 tahun, istri dan dua orang anaknya yang berusia 7 bulan dan 2 tahun, merupakan penghuni unit yang berada tepat di atas lantai tiga dimana kobaran api bermula.
Sang istri yang saat itu berada di dalam unit apartemennya ikut melompat bersama seorang anak lainnya.
Artikel Terkait
Delcy Rodriguez Pimpin Venezuela Usai Penculikan Maduro oleh AS
Trump Beri Ultimatum, Maduro Menolak: Operasi Rahasia yang Menggulingkan Pemimpin Venezuela
Presiden Venezuela Dibelenggu di Penjara Brooklyn yang Bobrok
Venezela Tegaskan: Maduro Tetap Presiden Meski Ditangkap AS