murianetwork.com - JUMLAH korban tewas warga Palestina akibat perang antara Israel dan Hamas telah melonjak melewati 25.000 orang.
Hal ini disampaikan Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza pada hari Minggu, sementara Israel mengumumkan kematian seorang sandera lainnya.
Israel tampaknya masih jauh dari mencapai tujuannya untuk membebaskan lebih dari 100 orang lainnya dan menghancurkan kelompok militan Hamas.
Perang telah memecah belah warga Israel, sementara serangan tersebut mengancam akan memicu konflik yang lebih luas yang melibatkan kelompok-kelompok dukungan Iran di Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman yang mendukung Palestina.
Marah terhadap pemerintah Israel dan menuntut pembebasan sandera yang tersisa, kerabat warga mendirikan tenda di luar kediaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem.
Mereka bersumpah untuk tinggal di sana sampai kesepakatan tercapai.
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April