Ketika topi itu tertiup angin, si petani menggantungkannya pada ujung tali dan saat itulah layang-layang pertama lahir.
Adapun sebuah catatan tertulis yang ditemukan pada 200 SM, ketika seorang jenderal Tiongkok memakai layang-layang untuk mengukur seberapa jauh pasukannya perlu membuat terowongan.
Sementara itu, di Indina layang-layang tercipta sekitar 500 tahun lalu seperti yang ada dalam lukisan dari Zaman Mogul.
Pada periode ini, layang-layang digunakan seorang pria muda untuk menyampaikan pesan kepada kekasih yang diasingkan darinya.
Banyak yang tidak menyadari bahwa Hari Layang-Layang Internasional sebenarnya berasal dari negara bagian Gujarat, India.
Penduduk di sana mulai memproduksi layang-layang beberapa bulan sebelumnya saat jutaan orang berbondong-bondong mengunjungi Gujarat saat itu.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jember.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden