Operasi Southern Spear
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengumumkan inisiasi misi baru yang dinamakan "Operasi Southern Spear". Tujuan operasi ini adalah memberantas apa yang disebut sebagai "teroris narkotika" dari belahan bumi Barat.
Laporan media mengindikasikan bahwa Trump telah diberikan berbagai pilihan operasi militer di Venezuela, termasuk kemungkinan serangan darat, dalam pertemuan dengan pejabat militer senior di Gedung Putih.
Respons dan Persiapan Venezuela
Menghadapi eskalasi ini, pemerintah Venezuela telah melakukan mobilisasi besar-besaran dengan mengerahkan sekitar 4,5 juta personel yang terdiri dari unit militer reguler dan milisi sipil. Maduro menyatakan kesiapan penuh untuk menangkis segala bentuk serangan dari luar.
Venezuela juga melaporkan telah menyebarkan secara intensif berbagai kemampuan pertahanan, termasuk sistem rudal, persenjataan, serta unit darat, udara, dan laut di seluruh wilayah negara.
Serangan AS terhadap kapal-kapal di perairan Karibia dan Pasifik telah memicu perdebatan internasional mengenai legalitas tindakan tersebut, terutama mengingat tidak adanya bukti yang dipublikasikan mengenai keterlibatan kapal-kapal target dalam penyelundupan narkoba.
Artikel Terkait
Sejarah Tercipta: Alquran Schomburg dan Sumpah Muslim Pertama di Balai Kota New York
Dukun Peru Ramalkan Sakit Parah untuk Trump dan Pelarian Maduro di Ritual Pantai
Ultimatum 24 Jam Saudi ke UEA: Pasukan Ditarik, Persekutuan Teluk Retak di Yaman
Najib Razak Berjuang di Pengadilan Banding, Tolak Vonis 1MDB