- Mekanisme pengumpulan tarif pengiriman barang jemaah haji
- Pola kerja sama dengan penyedia jasa logistik
- Alokasi dan penggunaan dana operasional
Temuan Awal dan Pola Dugaan Korupsi
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, teridentifikasi pola penetapan tarif yang diduga tidak wajar. Faktor kedekatan lokasi penginapan dengan Masjidil Haram dan Mina menjadi salah satu indikator yang diperhatikan, dimana akomodasi yang lebih dekat dengan pusat ibadah menunjukkan nilai tarif yang lebih tinggi.
Selain faktor lokasi, kualitas layanan seperti kelayakan tempat tinggal, variasi menu makanan, dan fasilitas pendukung lainnya juga turut mempengaruhi besaran biaya yang harus ditanggung jemaah.
Tim KPK berencana melakukan pengecekan langsung terhadap fasilitas akomodasi, kategorisasi penginapan, dan standar layanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia.
Artikel Terkait
KPK Bergerak Serentak: Jakarta dan Banjarmasin Diguncang OTT
Di Balik Penampilan Prima Jokowi, Tradisi Hukum Kuno yang Masih Membayangi
Jaringan Judi Online Berbasis Kamboja Dibongkar dari Kamar Kos Palembang
Desakan Keras: Aparat Hukum Didorong Periksa Jokowi Terkait Dua Kasus Besar