Rahasia Jeremy Thomas Tetap Bugar di Usia 55: Pola Makan dan Olahraga Teratur
Jeremy Thomas, aktor senior Indonesia, berhasil mempertahankan kebugaran tubuhnya di usia 55 tahun. Kunci utamanya terletak pada konsistensi menjalani gaya hidup sehat yang telah menjadi bagian dari rutinitas hariannya.
Kombinasi Olahraga Kardio dan Beban
Jeremy Thomas mengungkapkan rahasia kebugarannya melalui rutinitas olahraga yang teratur. Ia menggabungkan latihan kardio dengan angkat beban untuk menjaga kondisi fisiknya tetap optimal. "Saya melakukan cardio, running, dan gym weight lifting secara teratur," jelas Jeremy dalam penampilannya di televisi.
Fokus pada Kesehatan Diri Bukan Kompetisi
Berbeda dengan tren maraton yang populer di kalangan selebritas, Jeremy memilih pendekatan yang lebih personal. Ia menekankan bahwa olahraga yang dilakukannya bertujuan untuk kesehatan pribadi, bukan untuk kompetisi. "Saya maraton melawan diri sendiri. Olahraga untuk kebutuhan saya sendiri, lebih ke arah kebugaran," ujarnya.
Pola Makan Seimbang dan Terkontrol
Pola makan menjadi pilar penting dalam menjaga kebugaran Jeremy. Ia menerapkan diet tinggi protein dengan lemak sehat, serta membatasi konsumsi karbohidrat. "Saya menghindari junk food dan fokus pada makanan bergizi seimbang," tuturnya.
Tanpa Gula dan Tepung Olahan
Jeremy secara ketat menghindari gula olahan dan makanan berbasis tepung. "Saya tidak mengonsumsi minuman manis atau makanan mengandung gula. Untuk rasa manis, saya hanya menggunakan madu. Mie, nasi tanpa protein, dan makanan olahan juga hampir tidak pernah saya konsumsi," paparnya.
Prinsip Keseimbangan Kalori
Yang menarik, Jeremy tidak menerapkan cheating day seperti kebanyakan orang. Sebagai gantinya, ia memiliki prinsip keseimbangan kalori yang sederhana namun efektif. "Setiap kali saya makan sesuatu yang berkalori lebih, keesokan harinya saya membakarnya di gym. Konsepnya sederhana: nikmati makanan hari ini, bakar kalorinya besok," jelasnya.
Mendengarkan Sinyal Tubuh
Meski disiplin, Jeremy menyadari batas kemampuan tubuh manusia. Ia mengakui tetap bisa merasa lelah atau sakit karena faktor eksternal seperti polusi atau virus. "Itu hal yang normal bagi setiap manusia," ucapnya dengan santai.
Pemeriksaan Kesehatan yang Bijak
Untuk urusan medical check-up, Jeremy melakukan pendekatan yang praktis. Ia lebih mempercayai sinyal alami dari tubuhnya sendiri. "Saya jarang melakukan pemeriksaan, hanya untuk monitoring saja. Tubuh kita sebenarnya sudah bisa menjadi dokter yang baik karena tahu kapan kita lelah atau capek," tutupnya.
Artikel Terkait
The Kings Warden Kuasai Box Office Korea Selatan Saat Libur Imlek 2026
Sule Bawa Kejutan dan Gelak Tawa di Konser Comeback Mahalini
Mahalini Kembali ke Panggung, Konser KOMA Hangatkan Istora Senayan
Agrikulture Rilis Single Baru Terang Di Gelap Cahaya, Usung Refleksi Urban Lewat Dance-Punk