Miss Earth 2019 Lirabica Koordinasi dengan Gubernur NTT Kecam Pembantaian Anjing di Manggarai

- Jumat, 07 November 2025 | 19:40 WIB
Miss Earth 2019 Lirabica Koordinasi dengan Gubernur NTT Kecam Pembantaian Anjing di Manggarai

Kecam Pembantaian Anjing di Manggarai, Miss Earth 2019 Lirabica Koordinasi dengan Gubernur NTT

Miss Earth 2019, Lirabica, secara resmi menyatakan sikapnya menanggapi maraknya laporan pembantaian anjing di Ruteng, Manggarai, NTT. Aktivis perlindungan satwa ini menyebut tindakan tersebut sebagai perbuatan kejam dan tidak manusiawi.

Lirabica dengan tegas mendesak aparat penegak hukum setempat untuk segera bertindak dan menindak para pelaku. Ia menyatakan telah mengambil langkah nyata dengan melakukan koordinasi langsung dengan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

"Saya mengecam keras tindakan keji yang terjadi pada anjing-anjing tak bertuan yang dibunuh secara sadis di Kecamatan Ruteng, Manggarai, NTT. Atas tindakan jahat tersebut, saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Gubernur NTT beserta aparat setempat untuk menindaklanjuti para pelaku kejahatan," tegas Lirabica dalam pernyataannya pada Jumat (7/11).

Lebih lanjut, Lirabica menyampaikan apresiasi yang mendalam atas respons dan komitmen Gubernur NTT untuk menindak tegas pelaku kasus kekejaman terhadap hewan ini.

Sebagai seorang pecinta dan aktivis hewan, Lirabica juga menawarkan solusi konstruktif. Ia menyatakan kesiapannya untuk membantu mengatasi masalah populasi anjing liar di Manggarai, tidak hanya dengan kecaman tetapi dengan aksi nyata.

Rencananya, ia akan berkolaborasi dengan organisasi hewan di Indonesia untuk melakukan penanganan dan pengobatan bagi hewan-hewan yang membutuhkan, menunjukkan pendekatan yang lebih manusiawi.

Lirabica berharap insiden memilukan ini dapat meningkatkan kepedulian nasional terhadap kesejahteraan hewan dan mencegah terulangnya kekerasan serupa di masa depan. Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap makhluk hidup merupakan cerminan dari kemanusiaan yang sejati.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar