Ayu Ting Ting Ceritakan Pengalaman Bertemu Babi Ngepet di Depok

- Jumat, 10 Juli 2026 | 05:30 WIB
Ayu Ting Ting Ceritakan Pengalaman Bertemu Babi Ngepet di Depok

Penyanyi Ayu Ting Ting mengaku pernah bertemu makhluk yang dipercaya sebagai babi ngepet di rumahnya di Depok, Jawa Barat. Pengalaman itu diceritakannya dalam podcast YouTube VINDES bersama Vincent Rompies, Desta, Hesti Purwadinata, dan Enzy Storia pada Oktober 2025 lalu.

"Iya itu benar. Mau percaya apa enggak ya terserah," kata Ayu saat ditanya Desta apakah ia pernah bertemu makhluk tersebut.

Kisah itu terjadi saat Ayu masih duduk di bangku SD. Suatu malam, ia belum tidur dan mendengar suara aneh dari luar rumah. Bersama keluarganya, ia mengintip lewat jendela. Suara itu berbunyi grok grok seperti suara babi.

"Ayu masih SD. Jadi kan rumah Ayu masih yang dulu, terus ada tanjakan buat naik motor. Tidur agak malem tuh. Dari jendela ngintip, kata kita, 'Suara apaan sih ini? Lagi ngerok-ngerok di tanjakan motornya ayah tu,'" ujar Ayu.

Ternyata, itu adalah seekor babi hitam yang sedang ngesot di area tanjakan motor. Ayu dan keluarganya kemudian berteriak, membangunkan tetangga. Warga pun beramai-ramai mengejar babi tersebut yang ditemani seekor anjing. Namun, saat dikejar hingga ujung jalan, keduanya tiba-tiba menghilang.

"Kita teriak-teriak dari dalem karena itu memang lagi zamannya (babi ngepet) jadi anak-anak kampung di situ pada keluar. Dikejar, itu lari kenceng banget. Pas dia lari itu ada yang nemenin. Jadi anjing satu, babi satu. Terus pas mau dikejar sampai ujung, tiba-tiba dia ga ada, ngilang. Itu bener!" jelas Ayu.

Mitos Babi Ngepet

Babi ngepet merupakan mitos pesugihan yang dikenal di kalangan masyarakat Sunda dan Jawa. Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (UI), Dr Sunu Wasono, menjelaskan bahwa pesugihan ini kurang populer dibandingkan tuyul.

"Pada masyarakat Jawa, jenis pesugihan babi ngepet sepertinya tidak dikenal atau setidaknya kurang populer," ujar Sunu pada 2021 lalu. "Di Jawa ada jenis pesugihan yang memanfaatkan binatang siluman seperti babi itu. Orang Jawa menyebut celeng. Selain celeng, ada juga binatang siluman lain seperti kera, kerbau, dan jenis lainnya. Bahkan, ular dan tikus."

Antropolog John Pemberton menambahkan bahwa selain babi ngepet, ada hewan lain yang dijadikan pesugihan di Pulau Jawa, seperti bulus dalam pesugihan Bulus Jimbung Klaten dan harimau di Setra Kombor Wonogiri. Penulis buku dan antropolog asal Amerika Serikat, Clifford Geertz, juga mencatat mitos babi ngepet dalam penelitiannya pada 1950-an. Menurutnya, pesugihan babi hutan saat itu terkenal dengan sebutan babi ngepet, ama menthek, dan kebleg.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags