Gelombang protes di media sosial memaksa sebuah brand busana muslim akhirnya angkat tangan. Lnw Fashion, yang sebelumnya mempekerjakan Inara Rusli sebagai endorser, terpaksa memutus kerja sama dan meminta maaf secara resmi. Keputusan mereka untuk kembali menggandeng selebgram itu ternyata bumerang, menuai kecaman bertubi-tubi alih-alih dukungan.
Semuanya berawal dari sebuah percakapan di fitur direct message Instagram. Seorang netizen mengirim pesan ke admin @lnwfashion, mempertanyakan alasan brand baju muslim memakai jasa Inara.
"Kak, kamu mempermainkan agama Islam ya? Masak (brand) baju muslim ngendors jin dasim? Hati-hati dengan rezeki kamu kak," tulis warganet itu.
Balasan admin brand-lah yang justru memicu amarah publik. "Maaf ya kak, karena setiap tahun kami selalu endorse kak Inara. Dan rezeki bukan netizen yang atur."
Jawaban itu dianggap arogan dan seperti menantang. Bagi banyak warganet, respons tersebut terkesan menormalisasi perselingkuhan. Akhirnya, kolom komentar Instagram Lnw Fashion pun dibanjiri hujatan. Ada yang mengejek, ada pula yang mengancam boikot.
Tekanan yang begitu hebat membuat manajemen brand turun tangan. Pada 20 Februari 2026, mereka merilis pernyataan permintaan maaf. Isinya jelas: balasan admin di DM tidak mewakili sikap perusahaan.
"Kami minta maaf atas respons yang kurang tepat dan belum mencerminkan standar komunikasi yang ingin kami jaga," bunyi pernyataan itu.
Tak cuma minta maaf, mereka juga mengumumkan keputusan penting. Kerja sama endorsement dengan Inara Rusli resmi diakhiri. Semua video terkait pun telah diturunkan dari platform.
"Kami berkomitmen untuk terus menjaga profesionalitas dan kepercayaan yang telah diberikan konsumen kepada brand kami," tutup pernyataan tersebut, berusaha meredam keributan.
Menariknya, insiden ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh suara kolektif netizen. Dalam hitungan jam, mereka bisa mengubah keputusan sebuah bisnis. Brand yang awalnya bersikukuh, akhirnya menyerah juga. Namun begitu, langkah Lnw Fashion ini tetap dinilai sebagai langkah telat. Reputasi mereka sudah terlanjur tercoreng di mata sebagian konsumen.
Artikel Terkait
Richard Lee Diperiksa 12 Jam sebagai Tersangka Pelanggaran Perlindungan Konsumen
dr. Richard Lee Penuhi Panggilan Polda, Prihatin Konflik Hukum dengan Sesama Dokter
Richard Lee Penuhi Panggilan Polisi sebagai Tersangka Kasus Skincare
Video Kekerasan Jennifer Coppen Beredar di Tengah Konflik dengan The Connell Twin