Ruangan sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sore itu terasa pengap. Tepat setelah pukul dua siang, Kamis (29/1/2026), persidangan kasus dugaan peredaran narkoba yang menjerat Ammar Zoni pun dimulai. Agenda hari itu: mendengarkan keterangan saksi ahli.
Duduk di antara empat terdakwa lainnya, Ammar Zoni tampak tenang. Ia memakai kemeja putih lengan panjang, lengkap dengan kacamata hitam. Di pergelangan tangan kirinya, sebuah jam berwarna gelap melingkar. Posisinya di belakang tim kuasa hukum, seolah ingin sedikit menyembunyikan diri dari sorotan langsung.
Namun, yang menarik perhatian justru aktivitasnya selama saksi berbicara. Tangannya tak henti bergerak. Di genggaman kanannya, terlihat seuntai tasbih kayu berwarna cokelat. Biji-bijinya diputar pelan, sementara bibirnya komat-kamit berdzikir. Ritual itu terus berlangsung.
Meski sibuk dengan tasbihnya, Ammar rupanya tetap menyimak. Terutama ketika keterangan dari saksi mulai mengalir. Menurut sejumlah pengamat di ruang sidang, tampaknya ada poin-poin dari kesaksian itu yang bisa meringankan posisinya. Barangkali itu yang menenangkannya.
Artikel Terkait
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia