Insanul Fahmi Bertekad Tinggalkan Inara, Panjang Lebar Minta Maaf ke Mawa

- Jumat, 23 Januari 2026 | 09:00 WIB
Insanul Fahmi Bertekad Tinggalkan Inara, Panjang Lebar Minta Maaf ke Mawa

Insanul Fahmi Berpeluang Lepas dari Inara Rusli, Kini Minta Maaf ke Mawa

Drama rumah tangga Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, dan Inara Rusli rasanya tak kunjung reda. Setelah dilaporkan oleh kedua perempuan itu, posisi Insan memang terlihat terjepit. Tapi, ada perkembangan baru yang mungkin bisa mengubah arah angin.

Inara Rusli ternyata sudah mencabut laporannya. Nah, sekarang tantangan terberat Insan justru ada di depan istrinya yang sah, Mawa. Dari berbagai kabar yang beredar, Mawa tampaknya sudah bulat tak ingin berdamai. Situasinya memang pelik.

Meski begitu, Insan tak menyerah. Dia masih punya harapan untuk rujuk dan berdamai dengan Mawa. Niatnya ini bahkan dapat dukungan penuh dari pengacaranya, Tommy Tri Yunanto. Yang menarik, Tommy memberi isyarat bahwa kliennya siap mengambil langkah drastis: melepas Inara Rusli demi kembali ke pelukan sang istri sah.

"Doakan yang terbaik buat Insanul. Kita mendukung bagaimana dia bisa balik lagi ke istri sahnya yaitu Mawa," ungkap Tommy saat mendampingi Insanul di Polda Metro Jaya, Rabu lalu.
"Bagaimana caranya, nanti biar Insanul sendiri pakai caranya dia membuat hatinya Mawa bisa luluh kembali. Itu yang terpenting," imbuhnya.

Tommy pun tak menampik kemungkinan itu. "Ada kemungkinan (Insanul melepaskan Inara)," ucapnya singkat.

Tak lama setelah pernyataan pengacaranya, Insanul Fahmi langsung bertindak. Dia mengunggah video permintaan maaf berdurasi lebih dari tiga menit yang ditujukan untuk Wardatina Mawa dan keluarga besarnya. Dalam video itu, dengan raut wajah sendu, dia mengakui segala ego dan kesalahannya.

"Melalui pernyataan ini, dengan segala kerendahan hati dan kesadaran penuh sebagai manusia yang tidak luput dari dosa, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada istri saya, Warda Tinamawa," kata Insanul.

Dia menyadari, pernikahan sirinya dengan Inara Rusli adalah sebuah kekhilafan besar. Tindakan itu, akunya, telah melukai orang-orang yang paling dia cintai.

"Saya menyadari sepenuhnya bahwa kekhilafan dan kelalaian saya selama ini telah menorehkan luka yang cukup dalam," tuturnya. "Saya sadar, saya telah menghancurkan kepercayaan yang dibangun bertahun-tahun."

Pria asal Medan ini tak mencari pembenaran. Dia mengakui kegagalannya sebagai kepala keluarga yang seharusnya menjaga kehormatan rumah tangga. Suaranya terdengar berat penuh penyesalan.

"Dari lubuk hati terdalam, saya mengakui penyesalan saya. Saya menyesal, telah gagal menjaga amanah dan kehormatan rumah tangga kami."

Di penghujung video, Insanul membuat janji untuk dirinya sendiri. Dia bertekad fokus memperbaiki hidup dan akhlaknya.

"Izinkan permohonan maaf ini menjadi langkah awal saya untuk mengakui kesalahan saya secara jantan, tanpa tapi dan tanpa pembelaan. Ke depan, fokus hidup saya yaitu satu: memperbaiki akhlak saya, bertanggung jawab sepenuhnya kepada keluarga, terlebih anak, dan menaati segala proses hukum yang berlaku dengan kooperatif," tandasnya.

Kini, bola sepenuhnya ada di pihak Mawa. Apakah permintaan maaf yang terkesan lebih tulus ini bisa meluluhkan hatinya? Atau sudah terlambat? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar