Duka yang dalam kini menyelimuti kehidupan pedangdut senior Mansyur S. Sang istri tercinta, Hj. Rosidah, telah berpulang, mengakhiri perjalanan rumah tangga mereka yang telah berlangsung puluhan tahun. Rasanya seperti kehilangan separuh jiwa.
Menurut Mansyur, istrinya sempat dirawat intensif di rumah sakit sekitar dua pekan. Kondisi kesehatannya terus menurun, dan salah satu pemicunya adalah penurunan gula darah yang sangat drastis.
“Istri saya lahir tahun 1950. Selama ini memang ada riwayat gula, dan terakhir gulanya sempat drop sampai 46,” ujar Mansyur dalam sebuah wawancara yang diunggah di kanal Youtube Reyben Entertainment, Senin (05/01/2026).
Angka 46 itu jelas sangat rendah. Kondisi itulah yang diduga kuat memperburuk keadaannya.
Rasa kehilangan itu terasa begitu berat. Bagaimana tidak, mereka telah bersama selama 56 tahun membangun kehidupan. “Kenangan bersama itu luar biasa. Saya merasa kehilangan karena 56 tahun dia mendampingi saya,” katanya, suaranya tentu saja tertahan.
Pikirannya lalu melayang ke masa lalu, ke hari yang seharusnya paling bahagia. Mansyur teringat momen pahit di hari pernikahan mereka di tahun 1970. Bukannya menikmati malam pertama, ia justru harus pergi manggung.
“Waktu saya jadi pengantin tahun 1970, jam delapan malam saya sudah dijemput untuk nyanyi. Istri saya nangis karena ditinggal,” kenangnya. Bayangkan, awal pernikahan dimulai dengan air mata. Itu kenangan yang tak pernah terlupa.
Namun begitu, di balik semua itu, Mansyur menggambarkan Rosidah sebagai istri yang salehah dan berdedikasi penuh. Dialah tiang keluarga yang mengurus segalanya. “Saya mendambakan istri yang solehah, dan itu saya dapatkan dari almarhumah,” ucap Mansyur penuh syukur.
Artikel Terkait
Mario G Klau Siapkan Konser Spesial untuk Rayakan Satu Dekade Berkarya
Fitri Salhuteru Bantah Tuduhannya, Sebut Nikita Mirzani yang Kerap Lakukan Doxing
Andhara Early Akhiri 14 Tahun Pernikahan, Ungkap Perjuangan Melawan Anxiety
Doktif Soroti Penahanan Richard Lee: Ratusan Miliar vs Keadilan yang Tersendat