Inara Rusli dan Insanul Fahmi Resmi Berdamai, Kini Fokus Urus Laporan Mawa

- Selasa, 30 Desember 2025 | 15:15 WIB
Inara Rusli dan Insanul Fahmi Resmi Berdamai, Kini Fokus Urus Laporan Mawa

JAKARTA – Hubungan Inara Rusli dan Insanul Fahmi yang sempat retak akibat gosip perselingkuhan, akhirnya berhasil direkatkan kembali. Keduanya ternyata sudah lebih dulu mengikat janji dalam pernikahan siri sejak Agustus lalu. Jadi, perdamaian ini bukan sekadar isapan jempol belaka.

Bukti nyatanya? Laporan dugaan penipuan yang sempat dilayangkan Inara ke Polda Metro Jaya, akhirnya dicabut pada Senin, 29 Desember. Proses damai mereka punya mediator yang cukup berat: ulama ternama Buya Yahya. Tampaknya, peran beliau cukup krusial untuk mendudukkan kembali masalah rumit ini.

Namun begitu, jalan menuju ketenangan sepertinya belum sepenuhnya mulus. Setelah berdamai dengan suaminya, Inara kini punya harapan lain: berdamai pula dengan Wardatina Mawa, istri pertama Insanul. Inara, yang saat ini masih berstatus terlapor dalam kasus dugaan perzinaan, berharap Mawa bersedia mencabut laporannya. Baginya, jalan kekeluargaan jauh lebih baik.

"Insyaallah, insyaallah ada (pertemuan dengan Mawa)," ucap Inara singkat.

Harapan serupa diungkapkan kuasa hukumnya, Daru Quthny. Menurut Daru, penyelesaian secara damai adalah opsi terbaik untuk mengurai benang kusut rumah tangga mereka.

"Saya berharap kita juga bisa melakukan hal yang sama terhadap Ibu Mawa. Mudah-mudahan beliau atau pengacaranya bisa menerima itikad baik kita. Kalau memang bisa diselesaikan secara damai, kenapa tidak? Lebih baik begitu," kata Daru.

Soal status pernikahannya, Inara kini lebih terbuka. Dia tak lagi menyembunyikan fakta bahwa Insanul adalah suaminya, dan dia wajib menghormatinya.

"Sebagai istri, walaupun belum tercatat negara tapi secara agama dan syariat Islam sudah sah, ya saya harus patuh. Bagaimanapun, saudara Insan sudah menjadi suami saya," jelasnya dengan tegas.

Di sisi lain, selama kesepakatan dengan Mawa belum tercapai, Inara memutuskan untuk tetap menjalani proses hukum yang ada. Dia menganggap laporan itu adalah hak Mawa, dan tugas penyidiklah yang akan menindaklanjutinya.

Lalu, bagaimana dengan laporan lain yang menjeratnya? Inara memilih bersikap hati-hati menanggapi kabar soal laporan suaminya di Bareskrim terkait akses ilegal. Bahkan soal kabar sudah adanya penetapan tersangka, dia mengaku belum tahu pasti.

"Oh, saya enggak tahu untuk status laporan illegal access itu. Hmm. Itu hak prerogatif penyidik. Kita hormati saja proses hukumnya," pungkas Inara, menutup pembicaraan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar