Di TPU Jeruk Purut, Tamara Tyasmara hadir di makam anaknya. Ia membawa kue ulang tahun dan setangkai bunga matahari.
Jumat (26/12/2025) itu, suasana di Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut tampak berbeda. Tamara Tyasmara datang, bukan untuk sekadar berziarah biasa. Hari itu adalah hari ulang tahun Raden Andante Khalif Pramudityo, atau yang akrab disapa Dante, putranya yang telah berpulang. Tamara memilih merayakannya di sini, di tempat peristirahatan terakhir sang anak. Momennya tentu saja haru, penuh kenangan yang tiba-tiba terasa begitu dekat.
Bagi Tamara, ini bukan kali pertama. Sejak tahun lalu, ia sudah menjadikan ini semacam tradisi pribadi. Alih-alih perayaan di rumah yang sunyi, ia justru mendatangi "rumah baru" Dante.
"Memang dari tahun lalu di makam. Alasannya ya pengen datang saja ke rumah barunya Dante,"
ujar Tamara.
Ia ingin suasana di sana ramai dan hangat, layaknya pesta ulang tahun pada umumnya. Makanya, ia mengajak serta keluarga besar, bahkan teman-teman sekolah mendiang Dante. Tujuannya sederhana: agar anaknya bisa merasakan kehadiran orang-orang terkasih.
"Biar dia ngerasain di sini ramai, kita datang, teman-teman sekolahnya datang, banyak saudaranya, keluarganya datang,"
lanjutnya.
Persiapannya pun tak main-main. Tamara tetap membuat kue ulang tahun dan menghias makam dengan nuansa perayaan. Ritual ini, baginya, adalah sebuah kebiasaan yang tak bisa dihilangkan. Sebuah cara untuk tetap terhubung.
"Kayak sudah kebiasaan yang nggak bisa hilang. Jadi walaupun Dantenya sekarang sudah nggak ada, tapi aku tetap mau bikin kue, nyiapin tema ulang tahunnya apa,"
katanya.
Menariknya, persiapan itu tetap ia lakukan jauh-jauh hari, persis seperti dulu saat Dante masih hidup. Rupanya, tiga bulan sebelum hari H, pikirannya sudah mulai sibuk merancang semuanya. Itu adalah bentuk cinta dan kerinduan yang tak pernah usai.
Jadi, di tengah kesunyian pemakaman, ada sebentuk perayaan yang penuh makna. Tamara Tyasmara datang dengan kue dan bunga matahari, menghidupkan kenangan, dan membuktikan bahwa cinta seorang ibu tak pernah lekang oleh waktu maupun jarak.
Artikel Terkait
Pengacara Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tak Tulus karena Tak Langsung Ditujukan ke Ruben Onsu
Aurel Hermansyah Ungkap Hari Terburuk Jadi Ibu Usai Putrinya Azura Jatuh dari Tangga dan Dirawat di RS
Surya Saputra Laporkan Akun Palsu di X yang Catut Namanya untuk Sebar Ujaran Kebencian, Ternyata Penggemar Arya Saloka
Aktor China Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun, Agensi Minta Publik Hormati Privasi Keluarga