Senator Bali Murka, Desak Bintang Film Dewasa Bonnie Blue Dijerat Hukum di Indonesia

- Rabu, 24 Desember 2025 | 12:30 WIB
Senator Bali Murka, Desak Bintang Film Dewasa Bonnie Blue Dijerat Hukum di Indonesia

Kemarahan Senator Bali Usai Aksi Pelecehan Bonnie Blue

Suasana panas langsung terasa. Ni Luh Djelatik, senator asal Bali, tak bisa menyembunyikan amarahnya. Pemicunya adalah aksi kontroversial bintang film dewasa Bonnie Blue, yang dianggap melecehkan bendera Merah Putih. Djelatik pun mendesak agar perempuan asal Inggris itu dibawa kembali ke Indonesia untuk diadili.

Semuanya berawal dari sebuah video yang beredar. Dalam rekaman itu, Tia Emma Billinger nama asli Bonnie terlihat menyangkutkan bendera Indonesia di pinggangnya, lalu membiarkannya terseret di jalan. Yang lebih memanas, video itu diduga dibuat di depan Kedutaan Besar RI untuk Inggris, tak lama setelah Bonnie dideportasi dari Bali.

"Menurutmu aku telah tidak menghormati Bali? Tunggu saja sampai orang-orang ini selesai denganku. Dan, saya akan melakukannya tepat di luar kedutaan," ujar Bonnie dalam pernyataannya yang menyulut kemarahan.

Sebelum dideportasi, riwayat Bonnie di Indonesia memang berliku. Dia ditangkap di Pererenan, Bali awal Desember lalu, bersama 17 pria WNA. Mereka diduga sedang membuat konten asusila. Aktivitas Bonnie selama di Bali pun cukup menjadi sorotan: berkeliling dengan mobil pikap sewaan dalam tur bertajuk "Bang Bus" untuk bertemu penggemar dan membuat konten khusus.

Hukumannya? Cukup ringan. Pengadilan menjatuhkan denda Rp200 ribu karena pelanggaran lalu lintas saat syuting di atas pikap. Dia dan seorang rekannya juga harus membayar biaya perkara Rp2.000. Mobilnya dikembalikan. Pemeriksaan video dewasa yang disita pun, kata polisi, tidak menemukan unsur pidana karena dianggap dokumen pribadi. Lalu dia dideportasi dengan larangan masuk 10 tahun.

Namun begitu, video balasannya di luar kedutaan itu ibarat bensin yang menyulut api baru. Bagi banyak orang, deportasi saja terasa tidak memadai.

Di sinilah Ni Luh Djelatik angkat bicara. Melalui unggahan Instagram yang tegas, senator dari daerah pemilihan Bali itu menyuarakan kegeramannya. Dia tak hanya mengecam, tapi juga mendesak tindakan nyata.

"Kepada Yth @ditjen_imigrasi @ncb.interpol.indonesia. Simak baik-baik videonya. Martabat bangsa kita sedang direndahkan. Siapa yang bertanggung jawab melepas dan membiarkan manusia ini dideportasi tanpa ditindak tegas?" tulis Djelatik.

Menurutnya, aksi Bonnie sudah masuk dalam kategori penghinaan terhadap simbol negara dan kedaulatan Indonesia. "Pemerintah Indonesia harus mengambil langkah tegas. Apa yang dilakukan oleh manusia ini sudah merupakan penghinaan," tambahnya.

Desakannya jelas: bawa Bonnie Blue kembali ke Indonesia. "Kembalikan ke Indonesia untuk diproses hukum dan pastikan prosesnya semua berjalan transparan," pungkasnya.

Lalu, siapa sebenarnya Ni Luh Djelatik ini? Perempuan kelahiran Buleleng, 15 Juni 1975 ini punya jalan karier yang menarik. Setelah menempuh pendidikan Manajemen Keuangan di Universitas Gunadarma, ia memulai pekerjaan pertamanya sebagai operator telepon di sebuah perusahaan tekstil Swiss.

Namanya kemudian dikenal di dunia fashion. Ia pernah meluncurkan merek sepatu "NILOU" yang populer hingga ke mancanegara, sebelum akhirnya berganti nama menjadi Niluh Djelatik. Di ranah politik, ia kini menjabat sebagai Senator RI sejak Oktober 2024. Dalam kehidupan pribadi, ia menikah dengan Louis Kieffer dan dikaruniai seorang anak.

Kini, bola ada di pihak pemerintah. Desakan dari senator dan publik sudah disampaikan. Tinggal menunggu langkah hukum apa yang akan diambil menyusul aksi yang dinilai telah melukai harga diri bangsa itu.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar