Bagian reff-nya, ah, ini yang bikin baper. Liriknya sederhana tapi dalem banget, menggambarkan penyesalan yang datang terlambat.
Lagu ini kemudian mengulang bagian reff yang sama, seolah menegaskan perasaan yang terperangkap dalam lingkaran penyesalan. Ritme musiknya sendiri memang enak didengar, cocok untuk menemani malam-malam yang sunyi.
Secara keseluruhan, Malam-malam adalah bukti bahwa Wijaya 80 masih jago meramu lagu dengan emosi yang kuat. Lagu yang pas buat kamu yang sedang dalam mood merenung atau sekadar ingin mendengarkan musik berkualitas.
Artikel Terkait
Gugatan Rp 7 Miliar, Ressa Rosano Tuntut Pengakuan sebagai Anak Denada
Iis Dahlia Dituding Memojokkan Ressa di Tengah Kontroversi Denada
Ancaman Pistol Ussama Warnai Kisah Penyerahan Ressa, Anak Denada
Malam Hangat Nostalgia, Padi Reborn Rayakan 28 Tahun dengan Sal Priadi dan Fanny Soegi