Ferry Maryadi Kenang Janji Touring Motor yang Tak Kesampaian dengan Gary Iskak

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 20:30 WIB
Ferry Maryadi Kenang Janji Touring Motor yang Tak Kesampaian dengan Gary Iskak

Duka masih terasa menyelimuti dunia hiburan kita setelah kepergian Gary Iskak. Banyak sahabatnya yang turut berduka, termasuk Ferry Maryadi. Ia merasakan kehilangan yang dalam.

Ferry baru saja memberikan penghormatan terakhir kepada sahabatnya itu pada Sabtu lalu. Dalam suasana haru itu, ia juga sempat bertemu dan menguatkan sang janda, Richa Novisha.

Kondisi Richa, atau yang akrab disapa Icha, masih sangat terguncang.

"Ketemu Icha, beliau masih dalam keadaan syok kayaknya ya, memang. Saya juga nggak berani berkata-kata banyak, yang pastinya sih ikut berduka cita,"

kata Ferry saat ditemui di Warung Buncit, Jakarta Selatan. Suaranya terdengar lirih saat mengungkapkan hal itu.

Persahabatan mereka bukanlah hubungan biasa. Ferry dan Gary punya sejarah panjang, berawal dari proyek syuting sinetron striping yang melelahkan sekitar tahun 2014 hingga 2016. Bayangkan, setiap hari mereka bertemu dan bekerja sama, bahkan kerap keluar kota.

"Bang Gary mah banyak. Dulu 2014 sampai 2016 awal kali... Setiap hari ketemu, setiap hari main bareng sampai kita keluar kota gitu sama Gary. Banyaklah lika-likunya, bercandanya,"

kenang Ferry dengan senyum getir. Ia menyebut, di masa-masa terakhir, sosok Gary berubah menjadi pribadi yang lebih tenang dan religius.

"Terus memang berubah sih dia, menjadi pribadi yang sangat lebih baik, taat agama untuk akhir-akhir belakangan ini,"

ungkapnya.

Namun begitu, ada satu rencana yang akhirnya hanya menjadi kenangan. Rupanya, mereka berdua punya impian sederhana tapi seru: touring motor keliling Jawa Barat. Sayangnya, takdir berkata lain.

"Banyak sih, tapi memang yang sangat membekas adalah pengin riding sama Gary keliling Jawa Barat. Mudah-mudahan nanti di alam yang selanjutnya kita bisa riding bareng,"

harap Ferry. Suaranya terdengar penuh kangen.

Di sisi lain, solidaritas tinggi justru terlihat dari teman-teman komunitas motornya. Banyak dari mereka yang dengan sukarela mengawal jenazah Gary hingga ke pemakaman. Ini seperti bukti nyata dari kebaikan hati Gary selama hidup, yang selalu membangun silaturahmi dengan siapa saja.

"Brotherhood Satudara ada Andre, ada banyak, banyak yang datang. Apalagi mereka sampai antar ke kuburan, ke makam karena Gary bisa menjadi orang yang baik,"

Ferry menambahkan.

Intinya, Gary Iskak adalah pribadi yang dicintai banyak orang. Kebaikan hatinya meninggalkan jejak yang dalam.

"Jadi banyak yang sayang, banyak sekali yang sayang sama Gary, sama keluarganya juga, sama Icha juga, banyak yang sayang,"

pungkas suami Deswita Maharani itu. Kata-katanya menutup percakapan dengan nada yang hangat, meski dibalut kesedihan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar