Tengku Dewi Buka Suara: Waspada, Banyak Pria Pakai Agama untuk Manipulasi

- Selasa, 02 Desember 2025 | 15:45 WIB
Tengku Dewi Buka Suara: Waspada, Banyak Pria Pakai Agama untuk Manipulasi

Belakangan ini, deretan perceraian artis yang melibatkan orang ketiga memang jadi perbincangan hangat. Melihat fenomena itu, aktris Tengku Dewi angkat bicara. Ia tak cuma berkomentar, tapi juga memberi peringatan khusus untuk para wanita.

Berdasarkan pengalaman pahitnya sendiri saat rumah tangganya dengan Andrew Andika runtuh, Dewi punya pesan penting: wanita harus lebih teredukasi. Kenapa? Menurutnya, sekarang banyak pria yang punya taktik licin. Mereka pakai cara manipulasi halus, bahkan kerap mengatasnamakan agama cuma buat nutupi kesalahan.

"Sekarang ini kan banyak banget nih kayak trik-trik manipulasi yang mengatasnamakan agama, atau mungkin hal-hal lain," ujar Tengku Dewi dalam sebuah pertemuan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Ia berharap wanita lebih melek dan peduli, agar tak gampang terperangkap dalam hubungan yang nggak sehat. Soalnya, dampaknya bakal langsung ke kesehatan mental. "Biar kalaupun kayak aku nih sudah pernah mengalami, itu enggak terjadi lagi gitu," tuturnya.

Meski punya luka karena dikhianati dan paham betul rasanya dimanipulasi, Dewi menunjukkan sikap yang cukup dewasa. Ia sama sekali nggak berniat menjadikan anak-anak sebagai alat balas dendam pada Andrew.

Justru sebaliknya. Alih-alih melarang, ia malah membuka pintu selebar-lebarnya bagi mantan suaminya itu untuk bertemu dengan kedua anak mereka.

"(Hubungan) Baik. Tadi malam juga baru ketemu. Enggak ada, aku sama sekali enggak ada pembatasan," tegasnya.

Di usianya yang ke-37 tahun, wanita keturunan India ini sadar betul. Status sebagai suami-istri mungkin sudah berakhir, tapi status Andrew sebagai ayah bagi anak-anaknya tidak akan pernah putus. Selama ada itikad baik dari sang mantan untuk mengajak anak-anak jalan atau sekadar bertemu, Dewi tak akan pernah menghalangi.

"Kalau Papanya mau ngajak ketemu, ya aku kasih. Mau jalan, kayak ngajak jalan, ya aku kasih. Enggak ada dibatasin sama sekali," tandasnya.

Perceraian mereka sendiri resmi diputuskan Pengadilan Agama Cibinong pada 18 Desember 2024 lalu. Penyebabnya adalah dugaan perselingkuhan berulang Andrew saat Tengku Dewi sedang hamil.

Memang hak asuh anak jatuh ke tangan Dewi, dan Andrew diwajibkan membayar nafkah Rp 20 juta per bulan. Tapi, konflik sempat memanas lagi karena Andrew diduga lalai menunaikan kewajiban itu. Situasi yang tentu saja menambah rumit dinamika pasca-perceraian mereka.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar