Wardatina Bongkar Percakapan Malam: Saat Suami Berkhayal Punya Dua Istri

- Rabu, 26 November 2025 | 17:10 WIB
Wardatina Bongkar Percakapan Malam: Saat Suami Berkhayal Punya Dua Istri

Wardatina Mawa Ungkap Ucapan Suami yang Ingin Poligami: "Bayangkan Punya Dua Istri"

Sebelum isu perselingkuhan dengan Inara Rusli mencuat, Wardatina Mawa ternyata sudah lama merasakan getirnya rumah tangga dengan Insanul Fahmi. Rasanya, pernikahan mereka tak pernah diakui sepenuhnya oleh sang suami.

Bagaimana tidak? Media sosial Insanul sama sekali tak pernah menampilkan wajah Wardatina. Seolah, ia tak ingin dunia tahu tentang ikatan mereka.

Namun begitu, luka yang lebih dalam justru datang dari sebuah percakapan malam. Saat sesi deeptalk yang awalnya hangat tiba-tiba berubah menjadi pahit. Di tengah cerita lucu tentang anak mereka, Afnan, Insanul justru mengungkapkan niatnya untuk menikah lagi.

"Malam-malam deeptalk sama suami terus ngasi pernyataan tentang poligami," tulis Wardatina di Instagram Stories, Rabu (26/11).
"Awalnya bahas dulu kehidupan anak-anak, happy lah ya kan karena bahas cerita Afnan lucu gitu. Terus masuk lah ke intinya deh tu, dia kasihan sama anak-anaknya (diduga Inara Rusli), kehidupannya, sampai benar-benar pontang-panting kerja, anaknya nggak keurus," lanjutnya.

Menurut pengakuan Wardatina, suaminya merasa iba melihat perjuangan wanita yang diduga Inara Rusli itu. Insanul bahkan punya rencana besar: memindahkan seluruh keluarganya dari Medan ke Jakarta jika poligami benar terjadi.

"'Kalau nanti emang jadi, ayang ke Jakarta, kita hidupnya nggak di Medan lagi'," ucap Insanul seperti dibeberkan Wardatina.

Yang membuatnya semakin sakit, Insanul seolah meromantisasi situasi tersebut. Ia membayangkan bagaimana Wardatina dan wanita lain itu akan menjadi pasangan yang "sempurna" jika digabung.

"Katanya mereka curhat-curhatan sampai kayak nangis-nangisan gitu, karena membahas kehidupannya dulu. Dan suami beberapa kali bahas tentang parenting, karena kata suami 'Abang sedikit banyaknya paham lah karena belajar dari ayang juga kan. Jadi abang sharing ke dia. Terus dia juga bilang 'Mawa itu bagus lho ngedidik anaknya'. Nah jadinya kalian tuh kalau digabungin bakalan sempurna banget lah,"

Wardatina mengaku sempat merekam seluruh percakapan itu. Sayang, Insanul memintanya menghapus rekaman tersebut.

"Jujur ini ada aku rekam durasinya sejaman. Terus tiba-tiba ketahuan suami dan langsung disuruhnya hapus. Daripada deeptalk berujung ribut, jadi nggak apa-apa kataku hapus aja. Lagian udah kesimpan di memori kepala," jelasnya.

Meski begitu, ia masih menyimpan potongan rekaman yang memperdengarkan suara Insanul menawarkan "opsi".

"Atau opsi yang kedua, kita jalanin ini sesuai koridor yang masih bisa kontrol, ayang punya andil juga," ucap Insanul dalam rekaman itu.

Ketika Wardatina menyinggung soal syarat izin istri untuk poligami, respons Insanul justru mengejutkan. Ia merasa tak perlu izin siapa pun.

"Bukannya artian poligami itu tuh harus ada kaitannya sama keluarga?," tanya Wardatina.
"Nggak ada (urusannya), abang juga nggak ada urusannya sama ayang. Abang mau nikah, nikah aja, bisa. Nggak ada dosa sama abang. Harusnya bisa," jawab Insanul tegas.

Di sisi lain, saat ditanya apakah mungkin menikah siri secara diam-diam, Insanul mengakui itu mungkin saja. Tapi katanya, karena sayang pada Wardatina, ia memilih untuk terbuka.

"Jadi kalau mau nikah siri bisa diam-diam?," tanya Wardatina lagi.
"Bisa, cuma kan abang respek sama ayang, karena abang sayang makanya abang ngomong. Kalau kita mau jalanin, ada opsinya. Kalau mau di cut juga tapi dua-duanya ada konsekuensinya. Nggak ush langsung dijawab sekarang. Nanti malam kita salat istikharoh," jawabnya.

Yang paling mengherankan, Insanul bahkan sudah membayangkan kehidupan poligaminya dengan detail. Saat menyetir mobil, ia bercerita tentang khayalannya itu.

"Abang lucu lah kalau ngebayangin pakai jubah, terus kalian kanan, kiri, anak-anak di belakang. Terus pakai backsound habibi habibi," tulis Wardatina mengutip ucapan suaminya.

Bayangan tentang dua istri berdiri di sampingnya, dengan latar musik religi itulah gambaran yang justru menjadi mimpi buruk bagi Wardatina dalam kenyataan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar