Kiat Pola Asuh Anak Ala Feby Marcelia: Utamakan Komunikasi Terbuka
Artis Feby Marcelia baru-baru ini membagikan pandangannya seputar pola asuh anak yang ia terapkan. Ia menekankan pentingnya membangun hubungan keluarga yang dilandasi oleh keterbukaan antara orang tua dan anak.
Feby meyakini bahwa perkembangan psikologis anak akan berjalan lebih optimal ketika mereka merasa aman dan nyaman untuk menyampaikan segala hal kepada orang tuanya. Prinsip inilah yang ia pegang teguh agar anak-anaknya tidak tumbuh dengan rasa takut atau ragu untuk berbagi cerita.
Kunci Pola Asuh: Jalin Komunikasi Dua Arah
Feby Marcelia menjelaskan bahwa upaya menjaga komunikasi yang terbuka harus datang dari kedua belah pihak. Tidak hanya anak yang diharapkan terbuka, orang tua juga perlu aktif berbagi perasaan dan pemikiran.
Dengan menciptakan dinamika dua arah ini, Feby berharap ikatan emosional dalam keluarganya dapat terbangun secara alami, tanpa ada unsur paksaan. Ia ingin anak-anaknya melihat bahwa sang ibu juga merupakan sosok yang bisa diajak berdiskusi.
Ciptakan Suasana Rumah yang Nyaman untuk Anak
Feby menegaskan bahwa rumah seharusnya menjadi tempat ternyaman bagi anak. Pola asuh yang menakut-nakuti hanya akan membuat anak merasa tertekan dan akhirnya memendam masalah sendiri.
Ia tidak ingin ada rasa takut dalam diri anak ketika hendak bercerita, khususnya kekhawatiran akan dimarahi. Suasana keluarga yang tegang, menurutnya, berisiko membuat anak menjadi pribadi yang berbeda di rumah dan di lingkungan luar.
Pantau Perilaku Anak di Berbagai Situasi
Feby juga selalu memperhatikan perubahan sikap anak, baik di rumah maupun di luar. Ia tidak ingin anaknya tampak patuh hanya di depan orang tua, namun menunjukkan perilaku lain saat tidak diawasi.
Oleh karena itu, ia berusaha menciptakan komunikasi harian yang membuat anak merasa aman untuk berbagi, bahkan untuk hal-hal yang dianggap sepele. Baginya, percakapan kecil justru penting untuk memahami kondisi emosional anak.
Rutinitas Harian untuk Jaga Kedekatan dengan Anak
Dalam keseharian, Feby punya kebiasaan memulai percakapan dengan menanyakan kabar anaknya. Pertanyaan sederhana seperti bagaimana harinya di sekolah, apakah ada hal yang menyenangkan atau justru membuat kesal, menjadi cara efektif untuk tetap terhubung.
Melalui dialog rutin ini, Feby bisa membaca suasana hati anak dan mengetahui pengalaman yang mereka alami sepanjang hari. Hal ini juga membuat anak merasa diperhatikan dan dipahami.
Menangani Pertanyaan Anak Soal Pekerjaan Ibu
Feby turut menyentuh soal kerewelan anak ketika ia harus bekerja. Ia bersyukur karena anaknya sudah memahami profesi sang ibu sejak dini.
Meski begitu, ia mengakui bahwa sesekali anaknya bertanya mengapa ia harus sering bekerja. Di momen seperti ini, Feby memberikan penjelasan dengan lembut bahwa yang dilakukannya adalah untuk masa depan dan kebutuhan keluarga.
Pembahasan tuntas seputar pola asuh anak ini pun diakhiri secara mendadak ketika Feby Marcelia ditanya mengenai kabar asmaranya. Ia memilih untuk tidak memberikan komentar dan langsung meninggalkan lokasi, menutup rapat pembicaraan tentang kehidupan pribadinya.
Artikel Terkait
Rigen Rakelna dan Indah Ningtyas Dikaruniai Anak Keempat, Beri Nama Sidrahanin Aoraki Rakelna
Clara Shinta Rujuk dengan Suami, Cabut Gugatan Cerai di Pengadilan Agama
Kuasa Hukum Dokter Oky Pratama Bantah Keterlibatan Klien dalam Kasus Buzzer di Bandung
Pengacara Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tak Tulus karena Tak Langsung Ditujukan ke Ruben Onsu