Berdasarkan pengembangan dari olah Tempat Kejadian Perkara, ledakan terjadi di dua lokasi berbeda di lingkungan sekolah. Titik pertama adalah area masjid sekolah, sedangkan titik kedua adalah sekitar bank sampah.
Analisis sementara dari rekaman CCTV menunjukkan bahwa pelaku diduga mengendalikan ledakan di dua titik tersebut menggunakan sebuah perangkat remote. Selain itu, di area taman baca, polisi berhasil menemukan satu unit bom rakitan lain yang disamarkan dalam kemasan kaleng minuman bersoda dengan sistem pemicu sumbu bakar.
Yang lebih mengejutkan, dari empat bom yang ditemukan di area bank sampah, hanya dua yang meledak. Dua bom lainnya dinyatakan masih dalam kondisi aktif dan berhasil diamankan oleh aparat sebelum sempat meledak, sehingga mencegah konsekuensi yang lebih buruk.
Artikel Terkait
Perfect Crown Raih Rating Perdana 7,8%, Jadi Drama Jumat-Sabtu MBC Terbaik Ketiga
Michelle Ashley Ungkap Alasan Jauh dari Pinkan Mambo demi Kesehatan Mental
Serial Animasi KIKO Season 4 Tayang Perdana di RCTI, Usung Cerita Baru di Neo Asri
Haldy Sabri Protes Ammar Zoni Bawa-bawa Nama Irish Bella dalam Pleidoi Narkoba