Mayangsari Buka Suara Soal Tudingan Carmuk Terkait Gelar Pahlawan Nasional Soeharto
Mayangsari memberikan klarifikasi menanggapi komentar warganet yang menudingnya cari muka atau caper. Hal ini terkait unggahannya tentang penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada mantan Presiden Soeharto oleh Presiden Prabowo Subianto.
Unggahan tersebut menarik perhatian publik karena gelar tersebut diserahkan langsung kepada Bambang Trihatmodjo sebagai perwakilan keluarga. Bambang Trihatmodjo merupakan putra ketiga Soeharto yang kini menjadi suami Mayangsari.
Dalam caption Instagramnya, Mayangsari menulis kutipan filosofis: "Tak ada gading yang tak retak. Tiada manusia pun yang sempurna." Ia melanjutkan dengan pernyataan dukungan: "Memang sudah sepantasnya diberikan kepada Beliau. Suwargi Bapak Jenderal Besar Presiden H.M Soeharto. Al fatihah."
Yang menarik, di akhir tulisannya, Mayangsari secara khusus menegaskan bahwa unggahan ini tidak dimaksudkan untuk cari muka atau menjilat. Pernyataan ini dinilai banyak netizen sebagai respons terhadap berbagai komentar miring yang diterimanya.
Mayangsari telah menjadi bagian dari keluarga Cendana melalui pernikahannya dengan Bambang Trihatmodjo yang pertama kali dilaksanakan pada 7 Juli 2000, kemudian diperbarui dengan pernikahan ulang pada 11 Juli 2011.
Artikel Terkait
Video Kekerasan Jennifer Coppen Beredar di Tengah Konflik dengan The Connell Twin
The Kings Warden Kuasai Box Office Korea Selatan Saat Libur Imlek 2026
Sule Bawa Kejutan dan Gelak Tawa di Konser Comeback Mahalini
Mahalini Kembali ke Panggung, Konser KOMA Hangatkan Istora Senayan