Anggapan bahwa sperma kental adalah tanda kesuburan pria ternyata tidak sepenuhnya benar. Dokter spesialis andrologi dan kesehatan reproduksi pria, dr Jefry Tribowo, justru mengingatkan bahwa kondisi itu bisa menjadi pertanda adanya gangguan pada organ reproduksi jika berlangsung terlalu lama.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, dr Jefry menjelaskan bahwa air mani yang kental sesaat setelah ejakulasi adalah hal yang normal. Pada fase awal, air mani memang cenderung berbentuk seperti gel sebagai bagian dari proses fisiologis alami. Namun, ia menekankan bahwa kekentalan itu tidak boleh bertahan lama.
"Betul sih, di awal-awal air mani seorang pria ketika dia ejakulasi, dia itu akan cenderung kental, bahkan biasanya kayak ada semacam gel-gel gitu ya, hal ini merupakan hal yang normal. Tetapi, yang harus kita pahami ya, air mani yang kental ini dia tidak boleh bertahan lama," kata dr Jefry, dikutip Jumat (26/6/2026).
Menurut dr Jefry, dalam waktu kurang dari satu jam, air mani seharusnya mengalami proses pencairan alami atau likuifaksi hingga teksturnya menjadi lebih encer. Jika setelah lebih dari satu jam air mani masih tetap kental, kondisi itu patut diwaspadai.
"Biasanya dia ketika air mani ini didiamkan kurang dari satu jam, dia harusnya sudah bisa mencair sempurna tidak terlalu kental. Kalau misalnya udah ditunggu lebih dari satu jam air maninya ini masih kental, hati-hati ini sudah menjadi kecurigaan ada permasalahan di organ reproduksi kita," ujarnya.
Untuk mengetahui apakah kekentalan air mani masih tergolong normal, dr Jefry menyarankan pria melakukan pengamatan sederhana melalui uji regangan atau viskositas. Caranya, setelah air mani didiamkan sekitar satu jam, regangkan cairan tersebut di antara jari.
"Jadi, ya idealnya kalau kita mengetahui kekentalan air mani, setelah ditunggu kira-kira satu jam harusnya ketika kita regangkan itu kekentalannya adalah kurang dari dua sentimeter," katanya.
Apabila air mani dapat ditarik hingga lebih dari dua sentimeter, bahkan mencapai empat hingga enam sentimeter, maka kondisi tersebut menunjukkan hiperviskositas atau air mani yang terlalu kental. dr Jefry menyarankan agar pria yang mengalami hal itu segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.
"Kalau misalnya air mani kalian diregangkan di tangan sampai empat, enam sentimeter, nah ini menunjukkan kalau air maninya itu terlalu kental," katanya.
Artikel Terkait
Shopee Gelar 7.7 Great Mid Year Sale, Hadirkan Diskon hingga Rp100 Ribu
Peran Ibu sebagai Pendidik Utama di Era Digital
HYROX Debut di Indonesia, Catat Rekor Peserta Terbanyak Asia-Pasifik
JF3 Gelar Kompetisi Desainer Muda demi Cari Penerus Industri Fesyen