Jennifer Coppen Pilih Tak Tanggapi Sindiran Pedas Connell Twins

- Minggu, 15 Februari 2026 | 17:20 WIB
Jennifer Coppen Pilih Tak Tanggapi Sindiran Pedas Connell Twins

Gosip selebritas lagi-lagi memenuhi linimasa. Kali ini, sorotan tertuju pada Jennifer Coppen, selebgram yang namanya ramai diperbincangkan setelah mendapat sindiran pedas dari kreator konten kembar, Connell Twins. Perseteruan ini pun memicu tanya banyak orang: apa yang sebenarnya terjadi?

Semuanya berawal dari sebuah video di media sosial. Dalam video itu, Connell Twins terlihat menyindir seorang perempuan tanpa menyebut namanya secara langsung. Tapi sindirannya keras, bahkan sampai menghina fisik. Mereka menyebut-nyebut ciri-ciri tertentu, dan bagi netizen yang mengikuti, semua petunjuk itu mengarah ke Jennifer Coppen.

Dalam siaran langsung TikTok mereka, kedua kembar itu lebih blak-blakan. Mereka mengungkap bahwa di Bali, sosok berinisial ‘J’ ini banyak tidak disukai. “Dia sangat nakal saat di Bali,” begitu kira-kira tuduhan yang dilontarkan, menambah bahan bakar perbincangan.

Tak pelak, netizen pun ramai-ramai menuding Jennifer Coppen sebagai target sindiran tersebut. Hebohnya gosip ini akhirnya memaksa Jennifer, yang akrab disapa Mama Kamari, untuk angkat bicara.

Klarifikasi dari Jennifer Coppen

Beberapa hari kemudian, Jennifer Coppen akhirnya membuka suara lewat live TikTok. Namun, tanggapannya justru mengejutkan banyak orang. Alih-alih membantah atau marah, ia memilih untuk tidak ambil pusing.

Ia menegaskan dirinya tak mau menanggapi lebih lanjut sindiran yang belum tentu ditujukan padanya. “Biasanya langsung klarifikasi,” akunya. Tapi kini, ia memilih jalan berbeda.

“Mamari yang sekarang belajar lebih dewasa guys, untuk tidak semua hal perlu diklarifikasiin. Belajar dari masalah-masalah yang lalu,” ujar Jennifer, Minggu (15/2/2026).

Netizen sempat heran. Soalnya, Jennifer dikenal kerap memberi klarifikasi cepat untuk isu-isu lain. Tampaknya, ini adalah sikap barunya. Ia mengaku belajar untuk tidak menghabiskan energi untuk hal-hal yang ia anggap tidak penting, dan beruntung punya banyak pihak yang mendukung keputusannya ini.

Jadi, begitulah tanggapannya. Cukup singkat, tapi sarat makna. Ia lebih memilih untuk diam dan move on, ketimbang terjerumus lagi dalam drama yang tak berujung.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar