Yang perlu ditekankan, untuk kita yang awam, CPR bisa dilakukan tanpa napas buatan. Cukup fokus pada kompresi dada. Tekan bagian tengah dada korban dengan kuat dan cepat. Meski terdengar sederhana, tekniknya perlu diperhatikan biar efektif.
Ada beberapa poin kunci yang harus diingat. Pertama, usahakan kompresi dada tanpa jeda yang lama. Kedua, tekanan harus dengan laju dan kedalaman yang tepat. Jangan bersandar pada tubuh korban di sela-sela kompresi. Pastikan juga posisi tangan kita tepat di tengah dada. Dan yang terakhir, hindari memberikan napas buatan berlebihan.
Kalau CPR sudah dilakukan tapi korban belum juga respons, jangan tunda. Segera hubungi layanan darurat atau cari pertolongan medis terdekat. Kecepatan adalah segalanya dalam situasi seperti ini.
Kasus seperti yang menimpa Lula Lahfah ini jadi pengingat yang cukup keras. Edukasi pertolongan pertama bukan cuma urusan dokter atau perawat. Pengetahuan dasar seperti CPR harusnya jadi beban bersama. Di tangan masyarakat yang paham, nyawa seseorang bisa tertolong.
Artikel Terkait
Skin Check Tak Lagi Sekadar Soal Jenis Kulit, Tapi Juga Keseimbangan Mikroba
Kepergian Lula Lahfah Guncang Dunia Maya, Media Asing Turut Berduka
Ayah Lula Lahfah Ungkap Kabar Duka dari Asisten, Bukan dari Putrinya Sendiri
Minggu Pertama Ramadan: Saat Tubuh Protes dan Cara Menyiasatinya