"Susun resolusi yang realistis dan bisa benar-benar dicapai," begitu saran dari Healthgroup, Senin lalu.
Dengan punya tujuan yang jelas, langkahmu akan lebih terarah. Kamu jadi punya alasan untuk bergerak setiap harinya.
Soal ritme kerja, jangan dipaksakan. Kembalilah secara perlahan. Di hari pertama, jangan langsung menyerbu semua tugas sekaligus. Coba kerjakan dulu yang ringan-ringan. Setelah otak dan tubuh mulai beradaptasi, baru tingkatkan intensitasnya. Nanti juga ritmenya akan ketemu sendiri.
Oh iya, jangan lupa perhatikan kondisi meja kerjamu. Ruang kerja yang berantakan bikin pikiran ikutan sumpek. Luangkan waktu sebentar buat merapikan dokumen, menata ulang alat tulis, atau sekadar membersihkan debu. Lingkungan yang rapi dan nyaman terbukti bisa mendongkrak fokus dan mood.
Terakhir, dan ini yang paling penting: jaga kondisi tubuh. Liburan panjang biasanya bikin jadwal tidur dan makan berantakan. Sekarang, coba balikin lagi. Perbanyak air putih, usahakan tidur cukup, dan pilih makanan yang bergizi. Percuma saja punya semangat tinggi kalau badan lemas dan gampang sakit. Kesehatan yang baik adalah fondasi utama buat produktivitas.
Memang sih, butuh usaha untuk kembali bersemangat. Tapi dengan langkah-langkah kecil yang konsisten, kamu pasti bisa melewati fase "pasca-liburan" ini dengan lebih mulus. Selamat kembali bekerja!
Artikel Terkait
Kalau Sayang Jangan Direkam: Kisah Cinta Beracun dan Rekaman yang Mengubah Hidup Kiana
Tracksuit Maduro Ludes Terjual Usai Foto Penangkapan Viral
Scorpio Januari 2026: Cinta Butuh Komunikasi, Karier Siap Melesat
Manohara Bongkar Pernikahan di Usia 15: Bukan Hubungan, Tapi Paksaan