Forbes Umumkan 100 Perempuan Paling Berpengaruh, Taylor Swift hingga PM Jepang Tercatat

- Jumat, 26 Desember 2025 | 17:18 WIB
Forbes Umumkan 100 Perempuan Paling Berpengaruh, Taylor Swift hingga PM Jepang Tercatat

Selasa lalu, tepatnya 10 Desember, Forbes kembali merilis daftar tahunannya. Seperti biasa, mereka memilih 100 perempuan yang dinilai paling berpengaruh di dunia. Daftar The World’s Most Powerful Women 2025 itu memuat nama-nama dari berbagai penjuru dunia, yang karirnya mencuat di bidang teknologi, keuangan, politik, sampai hiburan. Intinya, mereka bukan cuma sukses secara pribadi, tapi dampak yang mereka berikan ke masyarakat luas juga luar biasa.

Nah, yang menarik, di antara seratus nama itu, ada beberapa tokoh publik yang sudah sangat akrab di telinga kita. Siapa sajakah mereka?

Dari Politik Hingga Panggung Musik: Sosok Publik di Daftar Forbes 2025

Ada tujuh nama yang bisa dibilang paling menyita perhatian. Ada yang baru pertama kali masuk, ada pula yang sudah langganan. Latar belakang mereka pun beragam, mulai dari gedung parlemen hingga panggung konser.

Taylor Swift

Di posisi 21, Taylor Swift kembali hadir. Ini jadi kali kelima namanya tercantum di daftar Forbes, sekaligus menempatkannya sebagai sosok tertinggi di kategori Media dan Hiburan. Debutnya di daftar ini terjadi sepuluh tahun lalu, tahun 2015, saat ia masih berusia relatif muda dan menduduki peringkat 64.

Puncaknya di 2023, ia nyaris menembus lima besar dengan posisi 5. Forbes mencatat, tahun lalu Swift resmi menjadi miliarder terutama berkat kesuksesan fenomenal The Eras Tour. Ia disebut-sebut sebagai musisi pertama yang mencapai status itu lewat karya musiknya sendiri. Lirik-liriknya yang personal dan mudah diresapi, rupanya jadi salah satu kunci pengaruhnya yang mendunia.

Ursula von der Leyen

Untuk keempat kalinya berturut-turut sejak 2022, Ursula von der Leyen kokoh di puncak. Sebagai Presiden Komisi Eropa sejak 2019, kebijakannya langsung mempengaruhi hidup lebih dari 450 juta penduduk Uni Eropa. Tak heran posisinya selalu strategis.

Perlu diingat, dia juga perempuan pertama yang pernah memegang jabatan prestisius itu. Pengaruhnya di kancah global memang sulit terbantahkan.

Sanae Takaichi

Nama Sanae Takaichi melesat setelah terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang bulan Oktober lalu. Itu sekaligus mencatatkan dirinya sebagai pemimpin perempuan pertama di negara Matahari Terbit itu.

Menariknya, tahun ini adalah pertama kalinya ia masuk daftar Forbes. Dan langsung saja ia mendarat di peringkat ketiga. Forbes menilai, tantangan yang dihadapinya tidak mudah, mengingat ia memimpin ekonomi raksasa senilai $4,2 triliun.

Kim Kardashian

Kim Kardashian mungkin lebih sering muncul di berita gosip. Tapi di balik itu, bisnisnya yang bernama Skims justru sedang melambung tinggi. Perusahaan itu baru mendapat suntikan dana segar ratusan juta dolar, dan valuasinya dikabarkan mencapai $5 miliar.

Belum lagi kolaborasinya dengan Nike lewat lini NikeSKIMS, yang menunjukkan bagaimana pengaruh budaya bisa diubah menjadi merek global yang solid. Tahun ini jadi debutnya di daftar Forbes, dan ia menempati posisi 71.

Claudia Sheinbaum

Selain Takaichi, ada juga Claudia Sheinbaum yang menorehkan sejarah sebagai Presiden perempuan pertama Meksiko tahun lalu. Pencapaian itu sempat membawanya ke peringkat 4 di daftar 2024.

Meski tahun ini turun satu tingkat ke posisi 5, pengaruhnya tetap besar. Sebelumnya, saat menjabat Wali Kota Mexico City, ia memperkenalkan sistem "bus kabel" yang cukup revolusioner untuk transportasi ibu kota. Latar belakangnya sebagai ilmuwan juga patut diacungi jempol ia pernah mendapat Nobel Perdamaian 2007 lewat kontribusinya di panel iklim PBB.

Beyoncé Knowles-Carter

Beyoncé kembali hadir di peringkat 33. Ini adalah penampilan keenamnya di daftar Forbes sejak pertama kali masuk tahun 2010. Prestasinya di industri musik memang luar biasa: ia pemegang rekor Grammy terbanyak sepanjang masa dengan 35 piala, dan di Februari lalu menambah tiga lagi, termasuk Album of the Year pertamanya.

Pengaruhnya, baik secara finansial maupun budaya, tetap menjadi kekuatan yang sulit diabaikan.

The Women of Netflix’s KPop Demon Hunters

Yang terakhir ini agak unik. Bukan satu nama, melainkan tokoh-tokoh perempuan dari film animasi Netflix, KPop Demon Hunters. Film yang bercerita tentang girl group K‑Pop yang jadi pemburu iblis ini sukses besar. Hingga Desember 2025, filmnya ditonton lebih dari 323 juta kali menjadi film paling populer sepanjang sejarah Netflix.

Soundtrack-nya, lagu "Golden", juga merajai tangga lagu dengan lebih dari 1 miliar streaming di Spotify.

Sutradara film, Maggie Kang, punya penjelasan.

Katanya, film ini punya daya tarik yang luas. Karakter-karakter perempuannya, khususnya, dianggap punya pengaruh kuat dan menginspirasi penonton di seluruh dunia.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar