Bali kembali diguncang kabar duka. Seorang turis asal Tiongkok ditemukan meninggal dunia di salah satu hotel. Yang bikin pilu, wanita ini sebelumnya mengeluh sakit diare dan diduga mengalami keracunan.
Kondisinya memburuk dengan cepat. Dia merasakan sakit punggung hebat, muntah-muntah tak henti, hingga akhirnya dinyatakan dehidrasi parah. Kasus ini jadi pengingat keras bagi kita semua.
Diare, ya, gangguan pencernaan yang sering kita anggap remeh. Padahal, kalau dibiarkan, dampaknya bisa fatal. Dehidrasi adalah ancaman utamanya. Tubuh kehilangan cairan dengan cepat, dan jika tak segera diganti, fungsi organ vital bisa terganggu.
Lalu, apa yang harus dilakukan saat diare menyerang? Simak beberapa langkah praktis yang bisa kamu terapkan di rumah.
Pertama, jangan sampai dehidrasi. Ini poin paling krusial. Tubuhmu kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Oralit adalah pilihan terbaik untuk mengatasinya. Kalau lagi nggak punya, air putih biasa, air kelapa, atau larutan gula-garam bisa jadi alternatif. Minumnya sedikit-sedikit saja, tapi sering. Jangan sekaligus banyak, nanti malah mual.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Bongkar Peredaran Narkoba di Balik Jeruji Rutan Salemba
Bayi Lahir dari Perut, Bukan Rahim: Kisah Kehamilan yang Tak Disadari Seorang Ibu
Nisya, Pramugari Gadungan yang Tertipu, Akhirnya Diamankan di Bandara
Waspada Gelombang Diare Saat Hujan: Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya