Harga Emas Dunia Menguat ke USD4.005,21, Dolar AS Melemah
Harga emas dunia menunjukkan penguatan pada Jumat (7/11/2025), didorong oleh pelemahan nilai Dolar AS dan meningkatnya permintaan terhadap aset safe-haven. Ketidakpastian terkait potensi penutupan sebagian pemerintahan Amerika Serikat menjadi katalis utama sentimen pasar ini.
Pergerakan Harga Emas dan Logam Mulia
Harga emas spot (XAU/USD) tercatat naik 0,7 persen mencapai level USD 4.005,21 per troy ons. Meski demikian, secara mingguan, performa logam mulia ini relatif datar dengan koreksi tipis 0,04 persen. Sementara itu, harga silver spot juga menguat 0,9 persen ke level USD 48,41. Platinum dan palladium masing-masing menguat 0,1 persen dan 1,5 persen.
Dolar AS Melemah, Pasar Saham Turun Tajam
Melemahnya indeks dolar AS membuat emas menjadi lebih terjangkau bagi investor yang memegang mata uang lainnya. Di sisi lain, indeks saham Wall Street, khususnya sektor teknologi, menuju penurunan mingguan terbesar dalam tujuh bulan. Keraguan investor terhadap keberlanjutan reli saham terkait kecerdasan buatan (AI) turut mempengaruhi sentimen.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 1,25% Diterpa Sentimen Serangan AS ke Iran
PSSI Rencanakan Buyback Saham Senilai Rp 50 Miliar Mulai 2026
IHSG Anjlok 1,07%, Sektor Industri Paling Terpukul di Awal Perdagangan
Harga Emas Batangan di Pegadaian Naik Signifikan pada Kamis