Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi Teknikal & 4 Rekomendasi Saham Potensial

- Jumat, 07 November 2025 | 06:25 WIB
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi Teknikal & 4 Rekomendasi Saham Potensial

IHSG Hari Ini: Analisis Teknikal dan Rekomendasi 4 Saham Potensial

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Jumat, 7 November 2025. Setelah menguat 0,22 persen ke level 8.337 di sesi sebelumnya, IHSG menunjukkan sinyal positif meski disertai tekanan jual terbatas.

Proyeksi Teknis IHSG Menurut Analis

MNC Sekuritas dalam riset terkininya mengungkapkan IHSG berhasil menguji area resistance dan mencapai target prediksi. Analisis teknikal menunjukkan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju rentang 8.390-8.463. Level support kunci berada di 8.275 dan 8.181, sementara resistance utama terpantau di 8.365 dan 8.390.

Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

1. ARCI (PT Archi Indonesia Tbk) - Spec Buy

ARCI menguat 2,17 persen ke Rp1.175 dengan dominasi volume pembelian. Rekomendasi entry: Rp1.140-Rp1.165, target price: Rp1.230 dan Rp1.310, dengan stoploss di bawah Rp1.105.

2. BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk) - Buy on Weakness

BBRI menguat 0,5 persen ke Rp4.000 dengan penguatan di atas MA60. Rekomendasi entry: Rp3.950-Rp3.990, target price: Rp4.070 dan Rp4.210, dengan stoploss di bawah Rp3.910.

3. PTRO (PT Petrosea Tbk) - Buy on Weakness

PTRO menguat ke Rp7.925 meski ada tekanan jual. Rekomendasi entry: Rp7.125-Rp7.650, target price: Rp8.200 dan Rp8.650, dengan stoploss di bawah Rp6.800.

4. WIFI (PT Solusi Sinergi Digital Tbk) - Buy on Weakness

WIFI menguat 3,07 persen ke Rp3.360 dengan penguatan di atas MA20. Rekomendasi entry: Rp3.300-Rp3.360, target price: Rp3.460 dan Rp3.670, dengan stoploss di bawah Rp3.220.

Investor disarankan untuk memantau level support dan resistance serta mengelola risiko dengan ketat mengingat kondisi pasar yang dinamis.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar