Dorongan Pembangunan Kereta Barang di Luar Pulau Jawa
Selain membahas utang Whoosh, Presiden juga mendorong percepatan pembangunan jalur kereta api di luar Pulau Jawa. Wilayah yang menjadi prioritas meliputi Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera, dengan fokus pada pengembangan kereta barang.
Pembangunan infrastruktur logistik ini ditujukan untuk mendukung pengangkutan komoditas unggulan dari daerah pedalaman ke pelabuhan. Prabowo menekankan pentingnya angkutan untuk hasil bumi seperti kelapa sawit, karet, kopi, timah, dan nikel. "Sumatera perlu. Karena itu juga tidak hanya untuk penumpang. Tapi terutama untuk barang. Untuk logistik. Untuk hasil-hasil bumi kita yang ada di pedalaman untuk dibawa ke pelabuhan," jelasnya.
Kedua isu strategis mengenai pembayaran utang Whoosh dan rencana kereta barang luar Jawa ini menjadi perhatian utama dalam perkembangan bisnis dan infrastruktur Indonesia.
Artikel Terkait
Laba Bersih Chandra Asri Melonjak 2.662% Jadi Rp 23,8 Triliun pada 2025
IHSG Berbalik Anjlok 1,21% di Sesi I, Sektor Energi dan Industri Tertekan
Laba Bersih DGWG Tembus Rp218,85 Miliar di 2025, Didongkrak Pendapatan Rekor
ESDM Siap Naikkan Harga Patokan Nikel Usai Perintah Presiden Prabowo