PT Waskita Karya Kelola 65 Proyek Hingga 2025, Kontrak Baru Tembus Rp 5,6 Triliun

- Rabu, 05 November 2025 | 03:50 WIB
PT Waskita Karya Kelola 65 Proyek Hingga 2025, Kontrak Baru Tembus Rp 5,6 Triliun
PT Waskita Karya Kelola 65 Proyek Hingga 2025 - Proyek Infrastruktur & Nilai Kontrak

PT Waskita Karya (WSKT) Kelola 65 Proyek Strategis Hingga 2025

PT Waskita Karya (Persero) Tbk, emiten berkode saham WSKT, secara aktif mengelola 65 proyek berjalan hingga September 2025. Portofolio proyek ini mencakup pembangunan infrastruktur konektivitas dan sumber daya air yang vital bagi Indonesia.

Proyek Infrastruktur Utama Waskita Karya

Perusahaan BUMN ini terlibat dalam sejumlah proyek strategis nasional. Di sektor transportasi, Waskita membangun Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Jalan Tol IKN Seksi 3B, dan Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B. Sementara di infrastruktur air, perusahaan mengerjakan Bendungan Mbay dan Bendungan Jragung.

Raihan Nilai Kontrak Baru Tembus Rp 5,6 Triliun

Kinerja perusahaan terus ditopang oleh perolehan proyek baru. Per Oktober 2025, PT Waskita Karya berhasil mengamankan Nilai Kontrak Baru (NKB) sebesar Rp 5,6 triliun. Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menyatakan bahwa raihan NKB ini didominasi oleh proyek Sumber Daya Air (SDA), selaras dengan fokus pemerintah pada swasembada pangan serta ketahanan energi dan air.

Contoh Proyek SDA Terbaru Waskita

Beberapa proyek SDA bernilai tinggi yang baru dipercayakan kepada Waskita antara lain:

  • Paket Pekerjaan Konstruksi Karian Dam-Serpong Conveyance System (KSCS) Project Package 1 senilai Rp 484,3 miliar.
  • Proyek Daerah Irigasi (DI) Komering Sub DI Lempuing Fase 3 Paket I di Sumatera Selatan dengan nilai Rp 318,54 miliar.

Dukungan untuk Infrastruktur Sosial: Kesehatan dan Pendidikan

Komitmen Waskita Karya tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan sosial. Perusahaan telah membangun 20 fasilitas rumah sakit dalam lima tahun terakhir, termasuk RSUD Tigaraksa di Tangerang dan RSUD Akhmad Berahim Tana Tidung di Kalimantan Utara, guna mendukung pemerataan layanan kesehatan hingga ke daerah pelosok.

Di sektor pendidikan, puluhan sarana pendidikan telah diselesaikan, seperti Gelanggang Inovasi dan Kreasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), dan Politeknik Negeri Malang.

Kontribusi pada Konektivitas dan Ketahanan Air Nasional

Dalam dekade terakhir, Waskita telah menyelesaikan ratusan proyek yang kini dinikmati masyarakat, seperti Jalan Tol Cimanggis-Cibitung, Jalan Tol Semarang-Batang, dan Jembatan Ogan. Perusahaan meyakini bahwa pembangunan akses konektivitas berperan langsung dalam mempercepat pemerataan kesejahteraan.

Khusus untuk infrastruktur air, periode 2015-2025 mencatat kontribusi Waskita dalam pengerjaan 28 bendungan dan 22 irigasi. Saat ini, sembilan proyek bendungan (seperti Mbay, Jragung, Tiga Dihaji) dan 13 proyek irigasi (seperti Irigasi Belitang Lempuing dan Irigasi Wanam di Papua Selatan) masih dalam tahap pembangunan.

Semua upaya ini merupakan bagian dari komitmen PT Waskita Karya dalam mendukung visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan merata.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar