CBDK Setor Modal Rp38,7 Miliar ke Anak Usaha ASGE untuk Perkuat Bisnis
IDXChannel - Emiten properti PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) telah melakukan aksi korporasi dengan menyetor modal tunai sebesar Rp38,7 miliar kepada anak perusahaannya, PT Agung Surya Gemerlap (ASGE). Langkah ini ditujukan untuk memperkuat fondasi keuangan dan mendukung rencana ekspansi bisnis.
Corporate Secretary CBDK, Yohanes Edmond Budiman, mengonfirmasi informasi ini melalui keterbukaan informasi BEI. Ia menyatakan, "Perseroan menyampaikan bahwa entitas anak perseroan, yaitu PT Agung Surya Gemerlap (ASGE) telah melakukan peningkatan modal ditempatkan dan disetor."
Profil dan Fokus Bisnis ASGE
ASGE adalah anak usaha CBDK yang bergerak di sektor periklanan dan penyewaan peralatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Perusahaan yang didirikan pada Juni 2023 ini awalnya memiliki modal dasar hanya Rp500 juta. Dengan injeksi modal terbaru dari CBDK ini, total modal ASGE kini melonjak menjadi Rp39,2 miliar.
Perubahan Komposisi Kepemilikan Saham
Sebelum penyetoran modal, kepemilikan saham CBDK di ASGE sebesar 99,6%. Porsi sisanya dipegang oleh PT Inti Mulya Karya dan PT Tunas Mekar Jaya. Setelah aksi korporasi ini, kepemilikan CBDK di ASGE meningkat signifikan menjadi 99,99%, menunjukkan komitmen penuh grup terhadap pengembangan ASGE.
Tujuan Strategis Penyertaan Modal
Menurut Yohanes, tujuan utama dari setoran modal ini adalah untuk memperkuat struktur modal dan kapasitas keuangan ASGE. Penguatan ini sangat krusial untuk mendukung aktivitas operasional sehari-hari sekaligus mendanai strategi ekspansi bisnis perusahaan di sektor kreatif.
Ruang Lingkup Usaha dan Strategi Ekspansi
Dalam bidang periklanan, ASGE menawarkan layanan komprehensif mulai dari perencanaan media, pembuatan konten iklan, penempatan iklan di berbagai platform, hingga penyediaan ruang iklan dan media reklame. Sementara di segmen MICE, perusahaan menyewakan berbagai peralatan pendukung event.
Diversifikasi layanan ini diharapkan dapat memperluas portofolio usaha ASGE, sejalan dengan bisnis inti CBDK. Langkah strategis ini juga ditujukan untuk memperkuat posisi perseroan dalam ekosistem bisnis kreatif dan promosi berskala nasional, membuka peluang pendapatan baru bagi grup.
Artikel Terkait
Harga Emas dan Perak Anjlok, Perak Terguncang 19,57%
Presiden Prabowo Perintahkan Reformasi Mendesak untuk Pulihkan Kepercayaan Investor di Pasar Modal
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Saham Jadi 15% Mulai 2026
Tingkat Pengangguran Indonesia Turun Jadi 4,74% pada November 2025