Pelabuhan Multimoda untuk Efisiensi Logistik
Pelabuhan Tanjung Carat akan dikembangkan sebagai pelabuhan multimoda yang terintegrasi dengan jalan tol dan jalur kereta api. Konektivitas ini diharapkan dapat memperlancar arus logistik untuk berbagai komoditas unggulan dari Sumsel dan daerah sekitarnya.
“Kalau pelabuhan ini sudah beroperasi, tentu aktivitas bongkar muat tidak lagi di tengah kota. Ini akan sangat membantu menekan angka kecelakaan dan mengurangi beban lalu lintas di Palembang,” tegas Deru.
Dampak Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Sumsel
Selain aspek keselamatan, kehadiran Pelabuhan Tanjung Carat diproyeksikan menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Sumsel telah mencapai 5,42 persen, angka yang berada di atas rata-rata nasional dan termasuk yang tertinggi di Pulau Sumatera.
“Pelabuhan Tanjung Carat ini akan mengefisiensi birokrasi pelayanan transportasi, menurunkan biaya logistik, dan membuka kawasan ekonomi baru. Tapi yang terpenting, kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa,” jelas Gubernur.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan kesiapan lahan, Herman Deru optimistis proyek ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi Sumatera Selatan, mengedepankan tidak hanya kemajuan ekonomi tetapi juga komitmen terhadap keselamatan dan kemanusiaan.
Artikel Terkait
ESDM Siap Naikkan Harga Patokan Nikel Usai Perintah Presiden Prabowo
IHSG Anjlok 1,34% Usai Reli, Aksi Jual Big Cap Jadi Pemicu
Petrosea dan Konsorsium Amankan Kontrak Rp989 Miliar untuk Proyek LNG Masela
IHSG Berbalik Merah Usai Dibuka Menguat, Sektor Keuangan dan Industri Jadi Penahan