Wisma Atlet Kemayoran Disulap Jadi Hunian Mewah ASN, TNI, dan Polri Cuma Rp 1,2 Jutaan!

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 05:12 WIB
Wisma Atlet Kemayoran Disulap Jadi Hunian Mewah ASN, TNI, dan Polri Cuma Rp 1,2 Jutaan!

Wisma Atlet Ditetapkan Sebagai Hunian ASN, TNI, dan Polri

Berita mengenai Wisma Atlet yang dialihfungsikan menjadi hunian bagi ASN, TNI, dan Polri menjadi informasi yang banyak dicari. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menegaskan bahwa kualitas hunian ini sangat baik dengan fasilitas lengkap.

Fasilitas dan Spesifikasi Hunian Wisma Atlet

Setiap unit hunian di Wisma Atlet Kemayoran dilengkapi dengan dua kamar tidur, dapur, ruang keluarga, toilet yang luas, dan ruang servis. Fasilitas penunjang lainnya termasuk pendingin ruangan (AC), pemanas air (water heater), serta akses gas dari PGN.

Luas unit yang mencapai 36 meter persegi dinilai sangat nyaman untuk ditempati. Dengan semua fasilitas tersebut, biaya sewa yang ditetapkan hanya Rp 1,2 juta per unit per bulan.

Tas Tangan PM Jepang Sanae Takaichi Viral di Media Sosial

Di berita lainnya, sebuah tas kulit buatan tangan asal Jepang menjadi sorotan setelah digunakan oleh Perdana Menteri Jepang yang baru, Sanae Takaichi. Tas model "Grace Delight Tote" dari merek Hamano ini langsung viral dan menyebabkan lonjakan pesanan.

Spesifikasi dan Harga Tas Viral PM Jepang

Tas tersebut dibanderol dengan harga sekitar ¥136.000 atau setara dengan Rp 14,86 juta. Meski terbuat seluruhnya dari kulit, tas ini hanya berbobot 700 gram dan dirancang untuk menyeimbangkan keanggunan dengan kepraktisan.

Dampak Viral Tas Tangan Takaichi

Setelah foto-foto Takaichi menggunakan tas tersebut tersebar, Hamano mengaku menerima banyak pesanan hingga pengiriman harus tertunda sampai akhir April 2026. Fenomena ini dijuluki "efek Takaichi" dan mengingatkan pada kasus serupa ketika Alexandria Ocasio-Cortez mempopulerkan tas Telfar.

Menurut pakar budaya Kaori Nakano dari Universitas Aoyama Gakuin, daya tarik tas Hamano terletak pada kesederhanaan elegannya yang cocok untuk perempuan profesional yang menginginkan tampilan rapi tanpa berlebihan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar