Chandra Asri Group melihat jaringan ritel bahan bakar dan iklim usaha yang kuat di Singapura sebagai fondasi yang solid untuk pengembangan perusahaan sebagai penyedia solusi energi, manufaktur, dan infrastruktur di kawasan Asia Tenggara.
Melalui kolaborasi dengan Aster, dengan infrastruktur terintegrasi yang mencakup kilang minyak dan fasilitas manufaktur hilir berteknologi tinggi, perusahaan bertujuan memperkuat kelincahan operasional, ketahanan energi, dan daya saing Singapura sebagai pusat energi regional terdepan.
Kontinuitas Operasional dan Komitmen terhadap Pelanggan
Chandra Asri Group memastikan akan tetap mempertahankan merek Esso, membeli BBM bermerek dari ExxonMobil, dan mempertahankan seluruh karyawan yang saat ini mengelola jaringan SPBU tersebut. Seluruh fasilitas poin dan program loyalitas pelanggan juga akan tetap berlaku tanpa perubahan.
Transaksi akuisisi ini masih menunggu persetujuan regulator dan ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2025, menandai babak baru ekspansi bisnis Chandra Asri Group di pasar energi regional.
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak