Chandra Asri Group melihat jaringan ritel bahan bakar dan iklim usaha yang kuat di Singapura sebagai fondasi yang solid untuk pengembangan perusahaan sebagai penyedia solusi energi, manufaktur, dan infrastruktur di kawasan Asia Tenggara.
Melalui kolaborasi dengan Aster, dengan infrastruktur terintegrasi yang mencakup kilang minyak dan fasilitas manufaktur hilir berteknologi tinggi, perusahaan bertujuan memperkuat kelincahan operasional, ketahanan energi, dan daya saing Singapura sebagai pusat energi regional terdepan.
Kontinuitas Operasional dan Komitmen terhadap Pelanggan
Chandra Asri Group memastikan akan tetap mempertahankan merek Esso, membeli BBM bermerek dari ExxonMobil, dan mempertahankan seluruh karyawan yang saat ini mengelola jaringan SPBU tersebut. Seluruh fasilitas poin dan program loyalitas pelanggan juga akan tetap berlaku tanpa perubahan.
Transaksi akuisisi ini masih menunggu persetujuan regulator dan ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2025, menandai babak baru ekspansi bisnis Chandra Asri Group di pasar energi regional.
Artikel Terkait
Kepemilikan Saham Konglomerat yang Tersumbat Picu Gejolak Pasar
IHSG Berpeluang Koreksi, Analis Ingatkan Waspada Level 7.945
Pasar Emas Diguncang Aksi Jual Terdalam dalam 40 Tahun
Purbaya Pasang Target Ekonomi 6 Persen, Tapi Ogah Bocorkan Hadiah dari Prabowo